Sabtu, 20 Jun 2026 14:11 WIB

Kericuhan Suporter Futsal di Ponorogo Berujung Perusakan Fasilitas Sekolah

Neon box SMKN 1 Jenangan Ponorogo rusak buntut kericuhan suporter futsal antar sekolah (Foto: Mita Kusuma/jatimnow.com)
Neon box SMKN 1 Jenangan Ponorogo rusak buntut kericuhan suporter futsal antar sekolah (Foto: Mita Kusuma/jatimnow.com)

jatimnow.com - Kericuhan suporter tim futsal antar sekolah berujung rusaknya neon box nama SMKN 1 Jenangan Ponorogo. Video peristiwa itu viral di media sosial.

Peristiwa itu terjadi pada Rabu (16/11/2022) malam. Dan hingga Kamis (17/11/2022) pagi, neon box berbentuk tulisan SMKN 1 Jenangan Ponorogo yang rusah itu belum diperbaiki.

Baca Juga: Ribuan Jemaah Hadiri Tabligh Akbar Seabad Gontor

"Jadi memang tadi malam ada pertandingan futsal antara sekolah kami (SMKN 1 Jenangan) dengan SMKN 1 Kebonsari Madiun. Yang mengadakan itu SMA Bakti Ponorogo," jelas Kepala SMKN 1 Jenangan Ponorogo, Sujono, Kamis (17/11/2022).

Sujono menjelaskan, dari video rekaman CCTV terlihat suporter SMKN 1 Kebonsari saat berangkat pertandingan melintasi SMKN 1 Jenangan.

Kemudian mereka ke arah GOR Singodimedjo. Diduga GOR tidak bisa menampung seluruh suporter, baik dari SMKN 1 Jenangan maupun SMKN 1 Kebonsari.

"Kemarin itu sebenarnya gak jadi main, karena kondisi tidak kemungkinan. Pertandingannya juga dibubarkan oleh polisi," ungkap Sujono.

Baca Juga: Heboh Video Penampakan Hantu di Rel Kereta Api Ketapang Probolinggo, Ini Faktanya

Rupanya, lanjut Sujono, suporter SMKN 1 Kebonsari kembali melintasi SMKN 1 Jenangan dan merusak neon box nama sekolah tersebut.

"Oknum perusak masuk ke halaman tapi hanya sampai masjid situ saja, lewat samping. Lalu merusak neon box. Ada kok rekaman CCTVnya," beber dia.

Setelah merusak, suporter kemudian dibubarkan polisi. Meski begitu, Sujono mengaku kemungkinan tidak akan membawa persoalan itu ke ranah hukum.

Baca Juga: Anggota DPRD Jember yang Main Game dan Merokok saat Rapat Minta Maaf: Saya Khilaf

"Kepala sekolah sana (SMKN 1 Kebonsari Madiun) sudah telepon saya. Mereka ingin silaturahmi," pungkas Sujono.

 

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.