Senin, 15 Jun 2026 04:17 WIB

Manggis asal Jatim Curi Perhatian Australia

Wagub Jatim Emil Dardak saat menjamu perwakilan Australia tentang potensi ekspor Manggis (Foto. Humas Pemprov Jatim)
Wagub Jatim Emil Dardak saat menjamu perwakilan Australia tentang potensi ekspor Manggis (Foto. Humas Pemprov Jatim)

jatimnow.com - Autralia ingin menjajaki kerjasama dengan Pemprov Jatim dengan memperluas pasar ekspor buah manggis.

Hal itu diungkapkan Wakil Gubernur Jatim Emil Elestianto Dardak saat menerima kunjungan kerja Lead Consultant IA-CEPA ECP Katalis Trish Gleeson.

Baca Juga: Beasiswa LPPD Jatim 2026 Dibuka, Siapkan Kuota Kampus Al-Azhar Mesir

"Ekspor terbanyak Jawa Timur (manggis) banyak ke Tiongkok, Hongkong, Singapura. Nah Australia ini terakhir Tahun 2012, terakhir mengimpor dari Indonesia. Namun hanya 6 ton. Tapi dari Thailand bahkan mereka mengambil 300 ton lebih," beber Emil, Selasa (15/11/2022).

Emil menambahkan, Jawa Timur telah memiliki kerjasama komprehensif ekonomi partnership. Dengan adanya kebijakan itu, rencana ekspor manggis ke Australia tersebut akan dimatangkan dan akan segera diwujudkan.

"Termasuk akan ada satu fasilitas untuk melakukan sterilisasi buah yang sudah dibangun di Surabaya berbasis teknologi. Nah, perusahaannya berbasis teknologi radiasi. Kita akan lihat, apakah ini juga potensial bisa membantu kita untuk memperluas bangsa pasar buah," jelas Emil.

Di Jatim, potensi buah manggis banyak ditanam di pekarangan rumah warga. Beberapa daerah tersebut antara lain Kabupaten Banyuwangi, Ponorogo dan Kabupaten Malang.

Baca Juga: Jatim Raih Penghargaan Kategori Pemda Terbaik Penurunan Pengangguran

"Kalau ada 5 pohon (di masing-masing rumah) akan mengasilkan masing-masing satu pohon 50 kilo. Harganya perkilo Rp30 ribu misalnya, itu bisa Rp7,5 juta. Itu untuk satu tahun ya. Nah itu kan lumayan," jelasnya.

Di kesempatan yang sama, Lead Consultant IA-CEPA ECP Katalis Trish Gleeson menambahkan bahwa pihaknya ingin menilai keberlangsungan project ekspor manggis yang berpotensi dilakukan Jawa Timur ke Australia.

"Kami juga mengidentifikasi tantangan dan kesempatan serta mengakselerasi ekspor manggis ke australia atau ke Pasar lainnya," ujar Trish.

Baca Juga: Jatim Raih Penghargaan Kategori Pemda Terbaik Penurunan Pengangguran

Dirinya mengatakan, project ekspor manggis dari Jatim ke Australia itu dilakukan, lantaran Jatim merupakan produsen ketiga terbesar di Indonesia.

"Kemudian kami mencari informasi dari beragam rantai dagang manggis. Juga memilai kapasitas produksinya per tahun. Trennya makin lama makin tinggi untuk nilai jualnya, dibandingkan dengan pertumbuhan volumenya. Ini kesempatan baik untuk Jawa Timur mengekspor manggis karena nilainya makin besar," imbuhnya.

Pertemuan juga dihadiri Konjen Australia Australia Fiona Hoggart dan Wakil Konjen dan Australian Trade and Investment Commissioner Lauren Adams, di Ruang Rapat Wagub Jatim Gedung Negara Grahadi Surabaya.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.