Senin, 15 Jun 2026 13:01 WIB

Situs Adan-adan Digali Lagi untuk Wisata Edukasi Masyarakat

Penampakan temuan benda bersejarah di Situs Adan-adan. (Foto-foto: Yanuar Dedy/jatimnow.com)
Penampakan temuan benda bersejarah di Situs Adan-adan. (Foto-foto: Yanuar Dedy/jatimnow.com)

jatimnow.com - Situs Adan-adan di Desa Adan-adan, Kecamatan Gurah, Kabupaten Kediri digali lagi. Kali ini resmi dibuka untuk wisata edukasi masyarakat.

Penggalian kesekian kalinya sejak 2016 ini dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Kediri melalui Dinas Pariwisata dan Kebudayaan bersama Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) dengan tujuan untuk menampakkan kembali temuan benda-benda bersejarah di Situs Adan-adan.

Baca Juga: Ponpes Al Falah Kediri Ditetapkan Tuan Rumah Munas Alim Ulama dan Konbes NU

Selama ini, menurut Kepala Bidang Sejarah dan Purbakala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Kediri Eko Prianto, banyak masyarakat kecewa karena tidak mendapati apapun di lokasi situs peninggalan Kerajaan Kadiri tersebut. Pihaknya selalu menutup kembali dengan tanah usai ekskavasi.

"Jadi memang kendala kita selama ini, orang datang ke sini sering kali kecewa, ketika datang kok nggak bisa lihat ya Pak, ini keunikannya dimana ya. Maka dari itu dari pimpinan kami yang lama punya inisiatif untuk memberikan kegiatan untuk membuka ini," kata Eko Prianto, Senin (14/11/2022).

Lanjut Eko, benda sejarah yang berhasil ditemukan di area Situs Adan-adan tersebut meliputi Makara, Kepala Kala dan Arca Dwarapala.

Dalam bangunan candi, Makara ini berada di sebelah kanan dan kiri pintu. Hiasan Makara lebih sering digambarkan bersama Kala, sehingga sering disebut Kalamakara. Sedangkan Dwarapala merupakan patung penjaga gerbang atau pintu.

Baca Juga: Razia Gabungan di Lapas Kediri, Petugas Amankan Barang Terlarang

Di situs Adan-adan Dwarapala cukup besar. Diduga, situs Adan-adan merupakan percandian Budha yang besar, bahkan terbesar di Jawa Timur.

"Jadi memang penggalian atau ekskavasi ini berbeda dari ekskavasi tahun-tahun sebelumnya, kalau tahun sebelumnya murni terkait ekskavasi arkeologi, kali ini lebih pada ekskavasi studi pengembangan dan pemanfaatan Situs Adan-adan," tambah Eko.

Ini menurut, Eko penting, sebagai edukasi untuk generasi muda. Juga sebagai bahan inspirasi motif-motif batik atau seni rupa lainnya.

Seperti yang terbaru, pakaian khas Kediri terinspirasi dari Lidah Api yang ada di Situs Adan-adan ini.

Baca Juga: Khofifah Komitmen Jatim Garda Terdepan Penguatan Industri Gula Nasional

"Kenapa ini penting, kebetulan bupati kita juga sangat concern dengan kebudayaan dan salah satunya kemarin sudah menghasilkan pakaian khas Kediri itu ya, nah pakaian khas Kediri itu salah satu inspirasinya dari Makara di Adan-adan ini. Panjenengan bisa lihat di atas itu adalah Lidah Api yang kemudian di adopsi pada pakaian khas Kediri," terang Eko.

Selain untuk menambah ilmu pada generasi muda dan menambah inspirasi terkait pola-pola batik dan seni rupa, pembukaan ini juga bisa menjadi pemberdayaan masyarakat desa. Baik secara ekonomi maupun potensi lainnya.

 

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.