Senin, 15 Jun 2026 12:23 WIB

Kesal Ditantang Duel, Punggung Tetangga Disabet Gancu Es

  • Penulis :
  • | Rabu, 01 Agu 2018 22:10 WIB
Tersangka dan barang bukti gancu es saat diamankan di Mapolsek Simokerto
Tersangka dan barang bukti gancu es saat diamankan di Mapolsek Simokerto

jatimnow.com - Gara-gara curiga ikat pinggangnya dicuri, seorang pria di Surabaya membacok tetangganya. Akibatnya, korban menderita sejumlah luka dan pelaku ditangkap polisi.

Korban pembacokan bernama Rahmat (59) warga Gembong IV Surabaya. Sedangkan pelaku adalah Husen (45), tetangga Rahmat. Peristiwa itu dipicu setelah Husen menuduh Rahmat mencuri ikat pinggangnya.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Berawan

"Korban (Rahmat) mengalami luka robek di punggung dan lengannya, akibat sabetan gancu es milik pelaku," sebut Kapolsek Simokerto, Kompol Masdawati Saragih, Rabu (1/8/2018).

Sebenarnya, sebelum membacok korban, pelaku terlebih dahulu menanyakan kepada korban apakah mengetahui ikat pinggangnya. Namun oleh korban dijawab tidak tahu. Akibat tuduhan itu, korban akhirnya marah dan terlibat cek cok dengan pelaku.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

Darisanalah, pelaku pulang dan mengambil gancu es di rumahnya dan kembali mendatangi korban. Tanpa banyak kata, pelaku langsung menyabetkan gancu es yang dibawanya itu ke arah korban.

Akibatnya korban dilarikan ke rumah sakit dan warga melapor ke Polsek Simokerto. "Dari laporan itu, akhirnya kami menangkap pelaku dan sudah kami tahan," ungkap Masdawati.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

Sementara itu, pelaku Husen mengaku jika dirinya jengkel karena saat menegur korban dirinya malah ditantang duel. "Saya jengkel mas. Saya negur baik-baik dia malah-marah," akunya. Akibat perbuatannya, Husen dijerat dengan pasal 351 KUHP tentang penganiayaan.

Reporter: Narendra Bakrie
Editor: Erwin Yohanes

Editor : Erwin Yohanes
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.