Senin, 22 Jun 2026 06:52 WIB

Guru SMKN 2 Ponorogo Juara 1 Lomba Senam Kreasi HUT Dharmawanita ke-23

Penampilan guru SMKN 2 Ponorogo. (Foto: Mita Kusuma/jatimnow.com)
Penampilan guru SMKN 2 Ponorogo. (Foto: Mita Kusuma/jatimnow.com)

jatimnow.com - Tidak hanya siswa saja yang bisa berprestasi di SMKN 2 Ponorogo. Para ibu guru di SMKN 2 Ponorogo juga unjuk gigih agar imbang dengan siswa mereka.

Kali ini, emak-emak di SMKN 2 Ponorogo itu menang lomba senam. Kompetisi senam antar-instansi digelar dalam rangka HUT Dharmawanita ke-23.

Baca Juga: Ribuan Jemaah Hadiri Tabligh Akbar Seabad Gontor

Kompetisi senam kreasi ini diikuti oleh 24 tim senam perwakilan instansi SMA/SMK se-Kabupaten Ponorogo yang bertempat di Hall SMK Negeri 1 Jenangan Ponorogo. 

SMK Negeri 2 Ponorogo juga turut memberikan partisipasinya dalam HUT Dharma Wanita ke-23 ini. Mendapatkan nomor urut 22 menjadi tantangan tersendiri bagi tim SMK Negeri 2 Ponorogo mulai dari persiapan hingga penampilan. 

Dengan mengusung kostum hitam dipadukan merah dan jarik hijau, tim SMK Negeri 2 Ponorogo menampilkan hasil terbaiknya. Semangat lima anggota senam kreasi berhasil membuat hati juri tertarik dan tepuk tangan yang meriah dari para penonton.

Baca Juga: Muscab X PPP Ponorogo, Empat Nama Mencuat Pimpin Partai

Perjuangan tidak mengkhianati hasil. Beberapa bulan mempersiapkan lomba senam kreasi ini, mulai dari seleksi dan berlatih setiap hari di sekolah. Lelah terbayar dengan tim peserta SMKN 2 Ponorogo mendapatkan juara 1 dalam kompetisi ini.

“Latihannya selama dua bulan. Menyatukan waktu yang agak susah,” ujar salah satu peserta senam dari SMKN 2 Ponorogo,  Nuring Dyah Rahayu, Sabtu (12/11/2022)

Baca Juga: Jelang Ramadan Harga Bapokting di Ponorogo Terpantau Stabil

Banyak kendala, kata dia, pasalnya ada  anggota ada yang sakit, ada yang sedang mengikuti kegiatan PPG (Pendidikan Profesi Guru). Ada pula pergantian pemain, namun semua itu tidak menyurutkan semangat pemain dari SMK Negeri 2 Ponorogo, terbukti bisa menjadi yang terbaik.

“Kami membawa tema kearifan lokal. Kearifan lokal diangkat dari elemen pada penguatan kurikulum merdeka. Sehingga baik dari kostum dan gerakannya mengolaborasikan dengan budaya daerah khususnya Ponorogo,” pungkasnya.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.