Selasa, 23 Jun 2026 10:50 WIB

Pemukiman Kuno Diperkirakan Abad 14 Ditemukan di Bantaran Sungai Brantas Blitar

Petugas BPK wilayah XI saat melakukan eskavasi di Blitar (Foto: Dok. BPK Wilayah XI Jawa Timur)
Petugas BPK wilayah XI saat melakukan eskavasi di Blitar (Foto: Dok. BPK Wilayah XI Jawa Timur)

jatimnow.com - Balai Pelestarian Kebudayaan (BPK) Wilayah XI Jawa Timur melakukan eskavasi di Desa Selokajang, Kecamatan Srengat, Kabupaten Blitar.

Dalam eskavasi ini mereka berhasil mengungkap keberadaan kawasan pemukiman kuno, yang ada di bantaran Sungai Brantas. Sejumlah artefak lepas mereka temukan selama proses eskavasi sejak 5 hari terakhir.

Baca Juga: Ziarah ke Makam Bung Karno, Kapolri Listyo Sigit Serap Nilai Kepemimpinan Bangsa

Arkeolog BPK Wilayah XI Jawa Timur, Nugroho Harjo Lukito mengatakan, eskavasi ini merupakan tindak lanjut dari peninjauan terhadap temuan struktur kuno beberapa waktu lalu.

Pada peninjauan itu, mereka melihat adanya potensi pemukiman kuno di sekitar lokasi. Mereka kemudian memutuskan melakukan survei penyelamatan dengan menggunakan metode eskavasi.

"Hasilnya kita menemukan beberapa artefak yang menunjukkan bahwa lokasi ini merupakan pemukiman kuno," ujar Nugroho, Jumat (11/11/2022).

Baca Juga: Jenazah Santriwati Asal Kediri yang Terseret Ombak di Blitar Ditemukan

Pada eskavasi ini mereka melakukan penggalian di lahan seluas 12x12 meter. Mereka menemukan beberapa bukti keberadaan pemukiman kuno ini diantaranya berupa sumur, pecahan keramik, artefak lepas dan hiasan rumah.

Untuk pecahan keramik mereka berhasil mengidentifikasi asalnya. Keramik tersebut berasal dari zaman Dinasti Yuan, Thailand dan Vietnam.

"Untuk periodesasinya sama, yakni abad 14. Jadi pemukiman ini diperkirakan berapa pada abad ke-14 masehi," tuturnya.

Baca Juga: Curi Uang Kotak Amal Masjid, Pria di Blitar Diarak Warga

Nugroho menjelaskan, sejak zaman dahulu pinggiran Sungai Brantas sudah dijadikan pemukiman. Karena Sungai Brantas merupakan jalur transportasi utama untuk mengangkut hasil sumber daya alam.

Sehingga, arus lalu lintas di sekitaran Sungai Brantas sangat padat pada saat itu. Pihaknya menduga masih ada beberapa pemukiman lainnya yang terdapat di lokasi tersebut.

"Ini baru satu rumah yang kami temukan. Ini perlu ada ekskavasi lebih besar dan lebih lama untuk melihat potensi di sini. Tapi ini kami observasi dulu," pungkasnya.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

DPW NasDem Jatim Tunjuk Soehadi Jadi Ketua Dewan Pertimbangan NasDem Bojonegoro

Penunjukan tersebut merupakan bentuk penghargaan dan apresiasi atas dedikasi, loyalitas, serta pengabdian Mulyono selama memimpin dan membesarkan Partai NasDem di Kabupaten Bojonegoro.

Soehadi Moeljono Ditunjuk Jadi Ketua Dewan Pertimbangan NasDem Bojonegoro

Pengalaman panjang dan kontribusi Mulyono dalam membangun struktur partai di Bojonegoro masih sangat dibutuhkan.

Kenang Almarhum Rektor, UIN KHAS Jember Pakai Pita Hitam di Liga Mahasiswa

Sebuah bingkai foto almarhum Prof. Hepni juga tampak dibawa ke tengah lapangan oleh para pemain UIN KHAS.

Tak Sekadar Hiburan, Musik Miliki Peran Krusial di Berbagai Elemen Kehidupan

Musik memegang peranan krusial yang menyentuh berbagai elemen kehidupan, mulai dari aspek sosial, edukasi, hingga menjadi identitas budaya suatu bangsa.

Adela Kanasya Adies Jaga Soliditas Jaringan Relawan Surabaya

Adela Kanasya Adies menemui 1.000 relawan di Surabaya demi menjaga komunikasi politik pasca-PAW menggantikan politisi senior Adies Kadir.

Ketum PBNU Paparkan Capaian di Munas Konbes, Ini Hasilnya

Gus Yahya paparkan capaian organisasi, mulai dari tata kelola organisasi, kaderisasi terstruktur, transformasi digital, aset dan kemandirian, hingga peran kebangsaan dan global.