Minggu, 21 Jun 2026 08:27 WIB

Cerita 4 Warga Kalteng Bersepeda Menuju Solo Hadiri Muktamar ke-48 Muhammadiyah

Rektor UMSurabaya Sukadiono menyambut empat warga Muhammadiyah asal Kalteng yang bersepeda dari Palangkaraya ke Surakarta, Solo untuk menghadiri Muktamar ke-48 Muhammadiyah (Foto-foto: Datul for jatimnow.com)
Rektor UMSurabaya Sukadiono menyambut empat warga Muhammadiyah asal Kalteng yang bersepeda dari Palangkaraya ke Surakarta, Solo untuk menghadiri Muktamar ke-48 Muhammadiyah (Foto-foto: Datul for jatimnow.com)

jatimnow.com - Empat warga asal Kalimantan Tengah (Kalteng) menempuh perjalanan bersepeda dari Palangkaraya ke Surakarta, Solo untuk menghadiri Muktamar ke-48 Muhammadiyah yang akan digelar pada 19-20 November 2022.

Keempat orang itu adalah H Ali Imran asal Kabupaten Kapuas, AKP (Purn) Darmadi asal Kabupaten Kapuas, Ganda Ganjar Gunartika asal Kota Palangkaraya dan Suyatman asal Kota Palangkaraya. Keempatnya tiba di Universitas Muhammadiyah (UM) Surabaya setelah mengayuh sepeda 5 hari dari Palangkaraya.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Berawan

Setiba di UM Surabaya, penggembira asal Tandes Samsul Hadi juga akan bergabung dengan tim gowes sehingga bertambah satu orang. Kelimanya melakukan hal tersebut, sebagai upaya siar Muktamar Muhammadiyah Aisyiyah.

Rektor UM Surabaya Sukadiono menyambut hangat kedatangan penggembira Muktamar yang menaiki sepeda kayuh itu.

"Saya merasa terharu dan takjub melihat semangat yang dilakukan empat penggembira Muktamar asal Kalimantan ini. Apa yang dilakukan mereka adalah salah satu syiar Muktamar Muhammadiyah Aisyiyah yang tidak dilakukan oleh semua warga persyarikatan Muhammadiyah," ungkap Sukadiono, Jumat (11/11/22).

Suko-sapaan akrabnya itu menyebut kelima penggembira ini merupakan warga Muhammadiyah yang sangat peduli dengan kebesaran Muhammadiyah.

Saat ditanya, rupanya perjalanan keempatnya tidak berjalan mudah. Saat tiba di Kabupaten Kapuas, dua sepeda rusak sehingga harus diservis terlebih dahulu dan berganti sepeda.

Mendengar cerita tersebut, Suko spontan memberikan satu sepeda miliknya.

"Jadi pemilik sepeda yang sempat rusak di Kapuas ini agak cemas, takut di perjalanan berikutnya ada kendala," ujar Suko.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

Menurutnya, pemberian sepeda kepada salah satu penggembira Muktamar ini sebagai bentuk support UM Surabaya terhadap warga persyarikatan yang memiliki kebesaran hati terhadap Muhamamdiyah.

"Di tengah usia mereka yang sudah tidak muda namun memiliki semangat perjuangan yang luar biasa. Kami salut," tegasnya.

Tak hanya itu, UM Surabaya juga memberikan tali asih berupa uang saku kepada 5 penggembira.

"Sebagai pimpinan universitas, saya berharap energi positif yang dilakukan empat penggembira Muktamar ini bisa menular kepada warga persyarikatan khususnya di lingkungan UM Surabaya dalam menyemarakkan Muktamar," imbuhnya.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

Sementara Ali Imron, salah satu penggembira menurutkan, selain membawa misi siar muktamar, rupanya ia dan tim tergabung dalam Perhimpunan Komunitas Sepeda Tua Indonesia (KOSTI).

Perjalanan yang cukup panjang itu dimulai sejak Senin (7/11/2022) lalu, dan ditargetkan pada Selasa (15/11/2022) mendatang tiba di Surakarta, Solo. Mereka berbekal fisik hingga pakaian yang diperlukan saat perjalanan.

"Kami berharap Muktamar 48 akan berjalan dengan lancar, sukses dan menjadikan Muhammadiyah lebih bersinar, bermanfaat tidak hanya di Indonesia, tapi juga dunia," harap Imron.

Diketahui, untuk sampai ke Surakarta, kelima penggembira Muktamar ini harus menempuh rute Kota Palangka Raya, Pulau Pisau, Kuala Kapuas, Banjarmasin, Pelabuhan Trisakti menumpang kapal laut menuju Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya, Sidoarjo, Mojokerto, Jombang, Nganjuk, Madiun, Magetan, Ngawi, Sragen, Karanganyar dan tiba di Kota Solo (Surakarta).

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.