Senin, 15 Jun 2026 23:52 WIB

Aksi Maling Bobol SD Wonosalam Jombang Terekam CCTV, Ini Ciri-ciri Pelakunya

Aksi dua orang pria yang melakukan pencurian di SDN Wonosalam 5 saat terekam CCTV. (Foto: tangkapan layar)
Aksi dua orang pria yang melakukan pencurian di SDN Wonosalam 5 saat terekam CCTV. (Foto: tangkapan layar)

jatimnow.com - Aksi dua pria sedang melakukan pencurian di sebuah sekolah dasar, pada hari Jumat (11/11/2022) dini hari terekam CCTV. Aksi ini terjadi di SDN Wonosalam 5, Kabupaten Jombang.

Amanullah, penjaga sekolah mengatakan, dua maling yang menyatroni SDN 5 Wonosalam, berhasil membawa lari beberapa peralatan elektronik dan uang tunai.

Baca Juga: Ajak Pesta Miras Petugas Jaga, Pemuda di Tulungagung Bobol Kantor Disbudpar

"Kejadiannya sekitar pukul 02.00 WIB, kalau menurut rekaman CCTV, tapi kita tahunya sekitar pukul 5.30 WIB, saat guru datang," terangnya.

Lebih lanjut, ia baru mengetahui adanya pencurian tersebut lantaran salah seorang guru menghubunginya, setelah tak bisa mengakses kamera CCTV.

Selanjutnya ia melakukan pengecekan terhadap kondisi sekolah. Benar saja, saat ia datang ke sekolah melihat pintu ruang guru sudah terbuka.

"Pintu terbuka, dan kondisi di dalam ruang guru acak-acakan, buku berhamburan, semua laci dibuka, satu kabel CCTV diputus yang ke depan," katanya.

Tak hanya ruang guru yang kondisinya acak-acakan namun beberapa alat elektronik ternyata juga raib dari tempat penyimpanan.

Baca Juga: Polda Jatim Gulung Komplotan Maling Spesialis Rumah Kosong, Beraksi di 13 TKP

"Dua LCD proyektor, seperangkat wireless microphone dan mesin scanner. Tiga alat itu diambil dari ruang guru semuanya," paparnya.

Mengetahui beberapa alat elektronik hilang, ia kemudian melihat rekaman kamera CCTV yang ada di ruang guru. Dari rekaman itu, ia melihat ada dua orang pria yang melakukan aksi pencurian.

"Mereka, masuk ke ruang guru dengan cara membobol kunci pintu ruang guru menggunakan obeng. Pelakunya dua orang, satu pakai topi, memakai tas, satunya lagi rambutnya panjang dikuncir tidak pakai topi, dua-duanya laki-laki," ujarnya.

Baca Juga: Pencurian Plakat Jalan di Probolinggo Bikin Geram, Segini Taksiran Harga Bos Besi Tua

Sementara itu, Kepala SDN Wonosalam 5, Sri Pujiastuti mengaku, dua orang pencuri itu tak hanya mengambil alat elektronik namun, juga mengambil uang yang ada di sekolah.

"Ada juga uang Rp300 ribu, itu iuran PGRI. Untuk total kerugian diperkirakan mencapai Rp13 juta," ucapnya.

Atas adanya peristiwa tersebut, ia menjelaskan jika pihak sekolah sudah melaporkan pada Polsek setempat.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.