Kamis, 18 Jun 2026 08:07 WIB

Kisah Siswi SMKN 2 Ponorogo Menang Mataraman Art Festival

Siswi SMKN 2 Ponorogo raih juara dalam lomba Mataraman Art Festival (Foto-foto: Tarmin for jatimnow.com)
Siswi SMKN 2 Ponorogo raih juara dalam lomba Mataraman Art Festival (Foto-foto: Tarmin for jatimnow.com)

jatimnow.com - Perjuangan panjang tidak ada yang mengkhianati hasil. Hal itu didapat oleh Eka Mahmudah dan Dania Rohadatul 'Aisy. Kedua siswi SMKN 2 Ponorogo itu mendapatkan juara dalam Mataraman Art Festival.

Mataraman Art Festival digelar dalam rangka Hari Jadi Jawa Timur yang ke-77. Lomba ini diikuti 24 peserta dari SMK/SMA se-Bakorwil Madiun, dari total 35 yang daftar.

Baca Juga: Ribuan Jemaah Hadiri Tabligh Akbar Seabad Gontor

Dania mengaku mengusung tema rias Mataraman adat Yogjakarta dengan menggunakan baju motif bunga. Menggunakan sanggul maupun ornament Yogjakarta.

“Tidak ada kesulitan berarti. Tetapi memang latihannya sekitar 2 pekan. Alhamdulilah mendapatkan juara 2,” ujar Dania, Jumat (11/11/2022).

Dia mengatakan harus benar-benar berhati dalam merias model. Harus telaten centi demi centi, karena merias manten Yogjakarta tidak semudah dibayangkan. Terlebih sanggul yang harus dipasang dengan hati-hati.

Untuk Eka Mahmudah, ia mengusung tema rias mataraman adat Solo dengan kombinasi jarik merak dari Ponorogo.

“Kalau daya sih kombinasi Solo dan Ponorogo,” katanya.

Baca Juga: Muscab X PPP Ponorogo, Empat Nama Mencuat Pimpin Partai

Menurutnya, dia harus paham betul karakter wajah yang yang dihias. Tingkat kesulitannya cukup tinggi. Untuk tema rias Mataraman adat Solo kombinasi Ponorogo mendapatkan harapan 1.

Sementara, Waka Kesiswaan SMKN 2 Ponorogo, Sri Surmayana mengatakan bahwa kedua siswinya sudah maksimal. Keduanya menunjukkan hasil riasan yang bagus, halus dan serasi dengan baju maupun asesoris yang digunakan.

Baca Juga: Jelang Ramadan Harga Bapokting di Ponorogo Terpantau Stabil

Terlihat saat penilaian total look model melakukan fashion show di panggung semua juri, peserta maupun penonton terpukau melihat keanggunan, keserasian dan kecantikan model dari SMKN 2 Ponorogo.

Perjuangan tidak menghianati hasil. Beberapa minggu mempersiapkan lomba mulai dari seleksi, berlatih merias setiap hari disekolah dan persiapan asesoris maupun baju yang mau digunakan.

"Lelah terbayar, 2 peserta yang kita ikutkan semua mendapatkan juara. Dania Rohadatul ‘Aisy mendapatkan juara 2 dan Eka Mahmudah mendapatkan juara harapan 1," ungkapnya.

"Menurut saya ini merupakan pemberi semangat bagi anak. Mereka menjadi lebih kreatif dan bisa memunculkan ide mereka," imbuh Sri.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.