Selasa, 16 Jun 2026 21:09 WIB

Berangkat Tawuran, 2 Remaja Bawa Senjata Tajam Diamankan Polisi

  • Penulis : Zain Ahmad
  • | Kamis, 10 Nov 2022 14:14 WIB
Kedua pelaku saat diamankan di Polsek Kenjeran. (Foto: Polsek Kenjeran for jatimnow.com)
Kedua pelaku saat diamankan di Polsek Kenjeran. (Foto: Polsek Kenjeran for jatimnow.com)

jatimnow.com - Unit Reskrim Polsek Kenjeran menggagalkan aksi tawuran dari dua kelompok remaja di Jalan Tambak Wedi, Surabaya. Dalam tindakan itu, polisi mengamankan dua orang bersama barang bukti samurai dan golok.

Berdasarkan data dari polisi, dua orang yang diamankan itu bernama Abdul Wahid (23), warga Jalan Taman Irawati, Surabaya dan ASM (17) warga Surabaya.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Berawan

Kanitreskrim Polsek Kenjeran, AKP Soeryadi menjelaskan, tawuran antar kelompok pemuda itu berhasil digagalkan sesaat setelah pihaknya melakukan patroli balap liar di kawasan tersebut.

"Kami saat itu sedang patroli balap liar bersama tiga pilar, namun tidak kami temukan. Setelah itu melihat ada para pemuda yang diduga hendak tawuran. Saat kami periksa, ada dua pemuda yang kedapatan membawa senjata tajam. Satu jenis samurai, dan satunya golok," jelasnya, Kamis (10/11/2022).

Bersama barang bukti tersebut, kedua pemuda itu langsung dibawa ke Mapolsek untuk diperiksa. Kepada penyidik, mereka tak menampik jika akan hendak melakukan tawuran. Namun, belum dilakukan ada warga yang membubarkan.

"Pengakuannya, yang bersangkutan ini memang hendak melakukan tawuran di Jembatan Dukuh Bulak Banteng. Kemudian diketahui warga dan dibubarkan. Saat itu, kebetulan ada kami yang sedang patroli, langsung kami amankan," kata Soeryadi.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

"Kalau untuk pemuda lainnya dari kelompok yang bersangkutan ini kabur ke daerah Tambak Wedi. Mereka kabur sebelum kami datang," tambahnya.

Dia melanjutkan, saat ini pihaknya masih terus mendalami keterangan dari kedua pemuda yang diamankan. Apakah mereka dari kelompok gengster yang pernah tawuran di Jembatan Suroboyo hingga tewaskan seorang remaja, itu juga terus didalami.

"Masih kami gali keterangannya. Juga terus kami dalami dan kembangkan soal itu. Apakah ada keterlibatannya atau tidak," pungkas Soeryadi.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

Sementara dari kasus ini, penyidik menyita barang bukti samurai sepanjang 80 centimeter dan golok sepanjang 75 centimeter. Penyidik menjerat keduanya dengan Pasal 2 Ayat 1 Undang-undang Darurat Nomot 12 tahun 1951 Tentang senjata api (Senpi), bahan peledak (Handak) dan senjata tajam (Sajam).

 

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.