Rabu, 17 Jun 2026 12:52 WIB

Percepat Pemetaan Tanah, Pemprov Jatim Siap Bersinergi dengan MASKI

Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Elestianto Dardak ketika menghadiri Munas MASKI di Hotel Golden Tulip. (Foto: Galih Rakasiwi/jatimnow.com)
Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Elestianto Dardak ketika menghadiri Munas MASKI di Hotel Golden Tulip. (Foto: Galih Rakasiwi/jatimnow.com)

jatimnow.com - Pemerintah Provinsi Jawa Timur (Pemprov Jatim) siap bersinergi dengan Masyarakat Ahli Survey Kadaster Indonesia (MASKI) untuk memaksimalkan pemetaan maupun pengukuran tanah.

Hal itu disampaikan oleh Wakil Gubernur Jatim, Emil Elestianto Dardak ketika menghadiri Munas MASKI di Hotel Golden Tulip, Rabu (9/11/2022) malam.

Baca Juga: Beasiswa LPPD Jatim 2026 Dibuka, Siapkan Kuota Kampus Al-Azhar Mesir

Menurutnya peran MASKI sangat penting dalam pemetaan bidang tanah. Terlebih jika MASKI telah memiliki teknologi yang lebih baik dalam pemetaan maupun pengukuran tanah.

"Kami banyak berinteraksi dengan wakil Kementrian ATR BPN di Jatim. Disampaikan bahwa pemerintah saat ini harus berorientasi spasial. Artinya peta ini punya banyak variabel dan harus menjelaskan tentang susunan, bentuk, ruang, tatanan hingga pola pertanahan," papar Emil.

Setelah ini pihaknya bersama Kementerian ATR BPN dan stake holder terkait akan menindaklanjuti dengan memanfaatkan teknologi baru yang berkembang di profesi (MASKI-red) ini. Sehingga pihaknya bisa bekerja sama dalam melakukan program pembangunan lebih baik lagi, mulai perencanaan dan pembangunan.

Baca Juga: Jatim Raih Penghargaan Kategori Pemda Terbaik Penurunan Pengangguran

"Contoh mereka punya teknik pengukuran atau pemetaan bidang tanah untuk lebih presisi. Ini mampu menarik investasi yang masuk. Sehingga orang mau invetasi di Jatim tidak simpang siur. Apalagi jika informasi ini bisa diintegrasikan dengan perijinan akan lebih cepat dan akurat," bebernya.

Sementara itu, Ketua Umum MASKI, Loedi Ratrianto mengutarakan selama ini MASKI berperan dalam percepatan pemetaan dan sertifikat bidang tanah dalam program Kementerian ATR.

"Peran kami saat ini ikut membantu percepatan pemetaan atau sertifikasi bidang tanah yang dilaksanakan oleh Kementerian ATR BPN. Kamu ikut membantu dalam pengukuran karena BPN hanya memiliki 3000 SDM," ungkapnya.

Baca Juga: Jatim Raih Penghargaan Kategori Pemda Terbaik Penurunan Pengangguran

Tentunya dengan 3000 SDM BPN akan sangat kesulitan mempercepat dan mencapai target program pemerintah 10 juta percepatan sertifikasi tanah.

"Sehingga kami ikut berpartisipasi demi percepatan pemetaan atau sertifikasi bidang tanah," tutupnya.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.