Minggu, 14 Jun 2026 07:51 WIB

40 Hari Tragedi Kanjuruhan, JMR Bentangkan Banner Foto Jurnalistik Menolak Lupa

Banner yang dibentangkan di Stadion Kanjuruhan Kota Malang. (Foto: JMR for jatimnow.com)
Banner yang dibentangkan di Stadion Kanjuruhan Kota Malang. (Foto: JMR for jatimnow.com)

jatimnow.com - Puluhan wartawan yang tergabung di JMR (Jurnalis Malang Raya) memperingati 40 hari tragedi Kanjuruhan yang merenggut ratusan nyawa pada 1 Oktober 2022 lalu. JMR melakukan aksi dengan membentangkan banner berukuran 1,5 meter x 37,5 meter dengan berisikan karya-karya foto para jurnalis.

Bentangan banner tersebut dipasangkan pada dua titik lokasi yaitu di Stadion Kanjuruhan Malan dan di pagar depan Balai Kota Malang. Aksi itu ditujukan untuk menolak lupa pada tragedi memilukan beberapa waktu lalu.

Baca Juga: Muhammadiyah Bangun Pabrik Infus di Malang, Nilai Investasi Capai Rp800 Miliar

"Aksi ini bertujuan untuk merawat ingatan kita, tentang tragedi kemanusiaan yang sangat memilukan ini. Agar masyarakat juga melihat, bagaimana tragedi Kanjuruhan terjadi dari sudut pandang media," ujar koordinator aksi, Fajar Agastya, Rabu (9/11/2022).

Aksi ini murni atas inisiatif masing-masing personal wartawan di Malang Raya yang berasal dari lintas bidang peliputan berita, lintas media hingga lintas organisasi.

"Ke depan, kami ingin melanjutkan aksi-aksi ini dengan berbagai media. Teman-teman wartawan televisi berencana membua film dokumenter, lalu jadi buku dari kumpulan narasi berita-berita rekan media cetak dan online, begitu pula pameran karya foto jurnalistik dari rekan-rekan fotografer," tandas Agastya.

Baca Juga: Pendaki Ilegal Gunung Semeru Berhasil Dievakuasi, Pengelola Jatuhi Sanksi

Lebih jauh, pria yang akrab dipanggil Aga itu mengatakan,mengenai foto-foto karya jurnalistik yang dicetak, JMR berusaha menyusunnya dengan memberi cerita tersendiri untuk bisa disimak publik.

"Dimulai ketika tragedi itu terjadi, kemudian kondisi para korban, aksi teman-teman Aremania turun ke jalan hingga proses autopsi beberapa hari lalu," papar Aga.

Baca Juga: Lewati Jalur Ilegal, Pendaki Gunung Semeru Dilaporkan Jatuh ke Jurang

Masih di tempat yang sama, Vannany, jurnalis lainnya juga mengungkapkan, ada 50 foto karya jurnalistik yang terpampang di banner yang terpasang di dua titik lokasi itu.

"Foto-foto ini murni kontribusi dari teman-teman wartawan di Malang yang berkaitan dengan tragedi Kanjuruhan. Ada yang memang un-publish di media maupun sudah terpublish. Secara total, ada lebih dari 50 foto di banner," pungkasnya.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Mandi Bareng Teman, Pelajar Sragen Tewas Tenggelam di Bengawan Solo Ngawi

Jasad korban berhasil dievakuasi oleh tim SAR gabungan pada radius sekitar 50 meter dari titik awal ia dilaporkan tenggelam di kawasan Desa Mantingan, Kecamatan Mantingan.

Penyegaran Organisasi, Kasat dan Kapolsek Probolinggo Dimutasi

Kapolres mengajak seluruh jajaran Polres Probolinggo untuk terus menjaga profesionalisme dan menjunjung tinggi nilai-nilai Presisi.

Melawan Saat Ditangkap, Dua Pembobol Toko Bangunan Tulungagung Didor

Pelaku diketahui merupakan komplotan pembobolan toko lintas kota dan provinsi.

Cuaca Akhir Pekan Jatim: 4 Daerah Diminta Waspada Hujan Lebat

Peta peringatan dini ini merepresentasikan nilai akumulasi curah hujan harian paling tinggi dalam skala satu kabupaten atau kota.

Gol Larin Selamatkan Kanada dari Kekalahan Saat Melawan Bosnia-Herzegovina

Tuan rumah Kanada harus puas bermain imbang 1-1 di laga pembukan grup B Piala Dunia 2026.

Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Berawan

Waspadai potensi turunnya hujan dengan intensitas ringan di beberapa wilayah.