Minggu, 14 Jun 2026 10:24 WIB

Dapat Sertifikasi Halal, Puluhan UKM Siap Tembus Pasar Mancanegara

Anggota Komis B DPRD Jatim Agatha Retnosari, bekerja sama dengan Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Jatim memberi fasilitas pendampingan Sertifikasi Halal. (Foto: Pras for jatimnow.com)
Anggota Komis B DPRD Jatim Agatha Retnosari, bekerja sama dengan Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Jatim memberi fasilitas pendampingan Sertifikasi Halal. (Foto: Pras for jatimnow.com)

jatimnow.com - Puluhan Usaha Kecil Menengah (UKM) siap mengembangkan usahanya hingga menembus pasar mancanegara. UKM yang berasal beberapa daerah telah mengikuti pendampingan sertifikasi halal di kantor Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Jatim, Selasa (8/11/2022).

Pendampingan tersebut merupakan program fasilitasi yang digagas oleh politisi PDI Perjuangan yang juga anggota Komis B DPRD Jatim Agatha Retnosari, bekerja sama dengan Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Jatim.

Baca Juga: Beasiswa LPPD Jatim 2026 Dibuka, Siapkan Kuota Kampus Al-Azhar Mesir

Pendampingan tersebut menghadirkan sedikitnya 50 pelaku UKM dari berbagai jenis usaha makanan dan minuman dari berbagai daerah seperti Sidoarjo, Surabaya, hingga Mojokerto.

Menurut Agatha, sertifikasi halal adalah instrumen yang wajib dimiliki oleh UKM untuk memperluas jangkauan pasar.

"Pendampingan yang kami lakukan ini 0 rupiah alias gratis, tanpa dipungut biaya," katanya.

Sertifikasi halal menurut dia adalah strategi pemasaran jangka panjang yang harus dimiliki UKM jika ingin usahanya terus berkembang.

"Meski UKM adalah usaha kecil, tapi mindsetnya harus besar," terangnya.

Baca Juga: Jatim Raih Penghargaan Kategori Pemda Terbaik Penurunan Pengangguran

Pemprov Jatim menurut dia berkepentingan untuk memberi pendampingan kepada UKM agar mendapatkan sertifikasi halal karena UKM dan koperasi adalah motor penggerak perekonomian yang menyumbang 50 persen lebih PDRB Jawa Timur.

Kepala Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Jatim Andromeda Qomariah mengatakan, pemerintah melalui PP 39 Tahun 2022 mewajibkan produk UKM baik makanan, minuman hingga produk kecantikan mengantongi sertifikasi halal.

Sertifikasi produk halal dikebut hingga Oktober 2024. Bahkan Presiden Jokowi menarget Indonesia menjadi kiblat industri halal dunia bisa tercapai pada 2024.

Baca Juga: Jatim Raih Penghargaan Kategori Pemda Terbaik Penurunan Pengangguran

"Sertifikasi halal nantinya juga dibutuhkan jika produk UKM berhasil menembus pasar luar negeri," ujarnya.

Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Jatim dalam enam tahun terakhir rutin menggelar pendampingan sertifikasi halal kepada pelaku UKM.

"Hingga akhir 2022, kami sudah fasilitasi 330 UKM untuk mendapatkan sertifikasi halal," jelasnya.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.