Selasa, 16 Jun 2026 00:28 WIB

Belasan Pelajar Penari Gandrung Banyuwangi Goyang London

  • Penulis :
  • | Selasa, 08 Nov 2022 13:18 WIB
Ilustrasi. Penari Gandrung. (Foto-foto: Humas Pemkab Banyuwangi)
Ilustrasi. Penari Gandrung. (Foto-foto: Humas Pemkab Banyuwangi)

jatimnow.com - Kesenian Banyuwangi mendapat kehormatan tampil di dunia internasional. Kali ini sejumlah siswa SMAN 1 Rogojampi Taruna Budaya, Banyuwangi mendapat kehormatan menampilkan Tari Gandrung, di London, Inggris. Mereka tampil di ajang Experience Indonesia, di London, 6-9 November 2022.

Ada 12 siswa tampil dalam event tersebut. Terdiri dari penari, penabuh gamelan, dan sinden. Para seniman muda ini tampil di Indonesian Day Show, yang digelar di Vinegar Yard, Minggu malam (6/11/2022). Tampak pula hadir Menteri Pariwisata Sandiaga Uno.

Baca Juga: Pemenang Puteri Indonesia 2025 Firsta Yufi Ternyata Jebeng Banyuwangi 2019

Di penampilan perdana, mereka menampilkan Tari Gandrung Kembang Menur dan Kembang Pesisiran. Penampilan atraktif para seniman belia ini menuai decak kagum para penonton.

"Saya sangat menikmati tarian dan musiknya. Sangat otentik sekali budaya Indonesia ini," kata salah satu penonton setempat, di acara tersebut.

Banyuwangi mendapat undangan khusus dari Kementerian Luar Negeri untuk mengisi Experience Indonesia di London, Inggris.

Acara ini merupakan kegiatan tahunan KBRI London sebagai forum promosi Indonesia melalui keunggulan UMKM, kuliner, potensi ekonomi, serta seni budaya, sekaligus membuka potensi kerja sama Indonesia-Inggris di sektor pariwisata, investasi, dan perdagangan.

Dalam kegiatan Experience Indonesia tersebut, selain seni budaya, beragam produk UMKM unggulan Banyuwangi juga ditampilkan. Mulai produk kerajinan, kuliner khas, hingga kopi asli Banyuwangi dipamerkan dalam event yang dihadiri banyak kalangan dari masyarakat, pebisnis, hingga pemerintahan Inggris.

Duta Besar Indonesia untuk Inggris, Desra Percaya, berterima kasih atas penampilan menarik para seniman belia Banyuwangi.

"Terima kasih juga untuk Bupati Banyuwangi yang mendukung upaya promosi Indonesia di Inggris dengan mengirimkan para senimannya pada acara ini," kata Desra.

Baca Juga: Sekolah Rakyat di Banyuwangi Dibuka Juli 2025, Ini Persiapannya

Bahkan pihak kedutaan meminta agar perlengkapan dan alat musik tradisional yang dibawa dari Banyuwangi dalam event tersebut seperti kostum gandrung, gamelan, gong, dan kendang, diberikan pada kantor kedutaan.

"Ini agar bisa dimanfaatkan bagi orang Indonesia di Inggris ataupun bagi warga Inggris yang ingin kenal Banyuwangi," pinta Desra.

"Ke depan kami akan lanjutkan tidak hanya soal seni budaya Banyuwangi saja, tapi kerja sama ini juga akan merambah berbagai potensi Banyuwangi lainnya," tambahnya.

Sementara Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani menyampaikan terima kasih dan rasa bangganya kepada duta budaya Banyuwangi bisa tampil di pentas internasional.

"Kami bangga karena anak-anak kami diberi kesempatan bisa tampil, untuk memperkenalkan salah satu seni budaya Indonesia di Inggris," kata Ipuk.

Baca Juga: Bupati Ipuk Ajak Ikawangi Perkuat Soliditas Membangun Banyuwangi

Ipuk menceritakan sebelum ke London, anak-anak Banyuwangi ini juga tampil di Festival Gandrung Sewu, sebuah pagelaran tari kolosal yang melibatkan lebih dari seribu penari muda terbaik di Banyuwangi, 29 Oktober lalu.

Ipuk juga, dengan tampilnya Gandrung di negeri Raja Charles tersebut, juga dapat membuka kesempatan di bidang lainnya.

"Selain Gandrung, beberapa produk UMKM juga kami bawa untuk diperkenalkan di Inggris. Semoga ini bisa menjadi pintu bagi Banyuwangi untuk menjalin hubungan baik dengan Inggris, baik itu urusan business to business (B to B) maupun Government to Government (G to G)," harapnya.

Dalam Experience Indonesia, selain tampil di Indonesian Day Show, di Vinegar Yard, mereka juga akan tampil di Indonesia Night Show, di Great Central Hall Westminster, Selasa (8/11/2022). Mereka akan menampilkan tari khas Banyuwangi lainnya, seperti Jakripah, Rodat Syiiran, Punjari, dan Jaran Goyang.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.