Senin, 15 Jun 2026 18:58 WIB

Bupati Jombang Launching Desa Ramah Anak di Tembelang

Bupati Jombang Hj Mundjidah Wahab saat melaunching Desa Ramah Anak di Kecamatan Tembelang. (Foto-foto: Humas Pemkab Jombang)
Bupati Jombang Hj Mundjidah Wahab saat melaunching Desa Ramah Anak di Kecamatan Tembelang. (Foto-foto: Humas Pemkab Jombang)

jatimnow.com - Terletak di wilayah Kabupaten Jombang sebelah utara, Desa Bedahlawak, Kecamatan Tembelang, dikukuhkan Bupati Jombang, sebagai Desa Ramah Anak.

Kegiatan launching Desa Ramah Anak ini juga dibarengi dengan kegiatan Festival Ramah Anak Desa Bedahlawak. Kegiatan dilakukan di SDN Bedahlawak.

Baca Juga: Pemkab Jombang, Nganjuk dan Kediri Lobi Pusat Terkait Rencana Flyover Mengkreng

Bupati Jombang menjelaskan, launching Desa Ramah Anak ini diprakarsai oleh Tim Matching Fund Program Studi Ilmu Hukum Fakultas Hukum Untag Surabaya, Kepala Desa dan perangkat Desa Bedahlawak.

"Atas nama masyarakat dan Pemerintah Kabupaten Jombang, saya sangat mengapresiasi dan mendukung kegiatan launching Desa Bedahlawak sebagai Desa Ramah Anak yang diprakarsai oleh Tim Matching Fund (MF) Program Studi Ilmu Hukum Fakultas Hukum Universitas 17 Agustus 1945 (Untag) Surabaya," ungkap Bupati, Senin (7/11/2022).

Lebih lanjut Bupati menegaskan kegiatan, sinergitas antara Desa Bedahlawak dengan tim dari Fakultas Hukum Untag Surabaya yang dirangkai dengan Festival Ramah Anak ini guna pencapaian Sustainable Development Goals (SDG) Nomor 16 tentang perdamaian, keadilan, dan kelembagaan yang tangguh, yang telah dimulai pada 31 Agustus 2022 sampai dengan 21 Oktober 2022.

"Semoga upaya kita pada hari ini dapat memberikan hasil yang baik dan berkelanjutan dalam pemenuhan hak dan perlindungan perempuan dan anak Indonesia," terang Bupati.

Selain itu, Bupati menyebut bahwa desa harus memberikan rasa aman dan nyaman khususnya bagi perempuan dan anak, dengan memenuhi hak atas perlindungan dari bentuk kekerasan dan diskriminasi, serta tersedianya sarana dan prasarana yang ramah perempuan dan anak.

"Desa Ramah Anak mengandung makna bagaimana desa harus mengintegrasikan perspektif gender dan ramah anak disetiap tata kelola pemerintahan dan pembangunan dan tentunya pembangunan tersebut harus dilakukan secara terencana dan berkelanjutan," bebernya.

Dikatakan Bupati ada banyak sekali indikator untuk mewujudkan Desa Ramah Anak. Dan hal ini tidak hanya menjadi tanggung jawab desa, namun harus melibatkan seluruh elemen masyarakat.

Baca Juga: Besut Mudik ke Jombang, Mencari Roh Dialektika di Tanah Para Pemikir

"Ada banyak indikator untuk mewujudkan Desa Ramah Anak, tentunya untuk mewujudkannya tidak hanya menjadi tanggung jawab desa saja, namun harus dibangun sinergitas dan kolaborasi bersama-sama dengan tokoh masyarakat, tokoh agama maupun relawan-relawan," paparnya.

Disampaikan Bupati Jombang bahwa upaya pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak, telah diupayakan dan dilaksanakan oleh Pemerintah Kabupaten Jombang. Mulai dari RPJMD, RKPD, serta kebijakan-kebijakan berupa Perda dan Perbup, sudah responsif gender, maupun ramah terhadap pemenuhan hak anak dan perlindungan anak.

"Hal ini terbukti dengan diraihnya Penghargaan Anugerah Parahita Ekapraya (APE) kategori Utama, Anugerah KPAI 2021 dari Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI), dan Kabupaten Layak Anak (Kla) Kategori Nindya. Selain itu, di Jombang juga terdapat banyak sekolah ramah anak," katanya.

Baca Juga: Menko Pangan Tinjau MBG di Jombang, Dorong Percepatan Distribusi ke Sekolah Agama

Bupati berharap, kedepan Desa Bedahlawak dapat benar-benar menjadi desa yang memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakatnya khususnya perempuan dan anak, mampu memenuhi hak dan melakukan perlindungan dari segala bentuk kekerasan dan diskriminasi, serta menyediakan sarana dan prasarana publik yang ramah perempuan dan anak.

"Dengan launching ini juga dapat membangun kesadaran bahwa Desa Ramah Anak adalah bagian penting dan tidak terpisahkan dalam pembangunan menuju Kabupaten Layak Anak," tegasnya.

Untuk itu, Bupati mengatakan dengan dukungan dan bimbingan tim MF- Fakultas Hukum Untag dan seluruh unsur terkait, diharapkan dapat mensukseskan Desa Bedahlawak sebagai Desa Ramah Anak di Kabupaten Jombang.

"Sehingga nantinya bisa direplikasi di seluruh desa dan kelurahan di Wilayah Jombang. Serta menjadi penguatan pembangunan dari desa dalam upaya mendukung terwujudnya visi Jombang yang Berkarakter dan Berdaya Saing," pungkas Bupati. (ADV)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.