Rabu, 17 Jun 2026 05:50 WIB

Temui Kiai Miftachul Akhyar, Prabowo Tertawa Ditanya soal Minta Restu Pilpres

Prabowo dan Kiai Mitchul Achyar saat berdoa bersama (Foto: Faiq for jatimnow.com)
Prabowo dan Kiai Mitchul Achyar saat berdoa bersama (Foto: Faiq for jatimnow.com)

jatimnow.com - Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto bersilaturahmi ke Pondok Pesantren (Ponpes) Miftachus Sunnah di Jalan Kedung Tarukan, Surabaya, Minggu (6/11/2022) malam. Di sana, ia disambut langsung oleh Pengasuh Ponpes Miftachus Sunnah yakni Miftachul Akhyar (Kiai Miftach).

Prabowo beserta rombongan pengurus Gerindra diterima di kediaman Kiai Miftach. Pertemuan ini berjalan tertutup dan berlangsung selama kurang lebih 60 menit.

Baca Juga: Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Usai pertemuan, Prabowo tidak banyak memberi penjelasan soal pertemuan dirinya dengan Kiai Miftach. Ia hanya menyebut pertemuan itu sebatas silaturahmi saja.

"Saya sudah kenal lama, kita menyambung silaturahmi," kata Prabowo.

Prabowo mengaku pertemuan itu bukan urusan minta restu soal Pilpres 2024, pasca dirinya sudah menyatakan maju sebagai Calon Presiden 2024.

"(Soal Pilpres) ya tidak, namanya silaturahmi. Saya sudah hubungan lama dengan beliau, saya kira itu ya," jelasnya.

Ditegaskan lagi apakah kunjungan ini bentuk penjajakan awal untuk meminta dukungan di Pilpres 2024, Prabowo menjawab santai.

"Nanti lah kalau Pilpres itu," kata Prabowo sambil tertawa.

Kiai Miftach menyatakan, pertemuannya dengan Prabowo sebatas silaturahmi. Ia mengaku sudah mengenal Prabowo sejak lama.

"Silaturahmi biasa, karena kenal dengan saya sudah lama, jadi sudah lama gitu," katanya.

Kiai Miftach menyatakan, Prabowo sudah lama tidak berkunjung ke Ponpes Miftachus Sunnah. Beberapa kali direncanakan, namun tidak terlaksana, hingga hari ini terealisasi.

"Hanya lama beliau tidak ke sini, dua kali sempat mau ke sini, tapi tidak jadi, dan hari ini disempatkan. Dan ini tadi beliau dari Rembang," jelasnya.

Baca Juga: Turnamen Gerindra Cup U17 di Kediri Dimulai, Wadah Pembinaan Pesepakbola Muda

Kiai Miftach secara singkat menceritakan bahwa dirinya adalah sosok yang sering dibawa Prabowo terkait NU.

"Ke-NUannya beliau mengaku di mana-mana saya yang menasbih, menilai, itu pengakuan beliau," jelasnya.

Rais Aam PBNU ini menyebut pertemuannya dengan Prabowo sangat gayeng dan menyenangkan.

"Akrab sekali, hampir satu jam. Banyak menu kambing tadi, nasi mandi, kambing itu (yang disuguhkan ke Prabowo)," tandasnya.

Sementara, Ketua DPD Gerindra Jatim Anwar Sadad menyatakan, pertemuan antara Prabowo dengan Kiai Miftach berjalan sangat gayeng.

"Pertemuan ini sebatas silaturahmi, bahwa Pak Prabowo sudah lama mengenal Kiai Miftach. Keduanya sangat akrab sekali dan sangat ganyeng," kata Gus Sadad.

Baca Juga: Gus Lilur: MBG Pasti Meroket Jika Tanpa Copet

Meski Prabowo jarang bertemu dengan Kiai Miftach, Gus Sadad menyebut chemistry keduanya sangat baik. Bahkan, seperti tidak ada jarak antara keduanya.

"Walau Pak Prabowo dengan kesibukannya sebagai Menteri, beliau sangat menghormati sekali Kiai Miftach, dan sudah menganggap sebagai tokoh NU panutan beliau," jelas Gus Sadad.

Disinggung apakah pertemuan itu membahas Pilpres 2024, Gus Sadad merespon jika belum pada saatnya membahas hal tersebut.

"Ini kan sebenarnya pertemuan yang tertunda pada saat Idul Fitri 2022 lalu, kala itu Pak Prabowo hendak silaturahmi dengan Kiai Miftach, namun belum kesampaian. Hari ini, Pak Prabowo secara khusus ingin bersilaturahmi dengan beliau, tidak ada misi apa-apa selain silaturahmi," tandasnya.

Dalam kunjungan ini, Prabowo didampingi oleh Sekjen DPP Gerindra Ahmad Muzani, Ketua OKK DPP Gerindra Prasetyo Hadi, Waketum DPP Gerindra Gus Irfan dan Sugiono.

Selain itu hadir juga sejumlah pengurus Gerindra Jatim di antaranya Ketua DPD Gerindra Jatim Anwar Sadad, Sekretaris Gerindra Jatim Kharisma Febriansyah, Bendahara DPD Gerindra Jatim M Fawait, dan Wakil Ketua DPD Gerindra Jatim Chusni Mubarok.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.

Curi Uang Kotak Amal Masjid, Pria di Blitar Diarak Warga

Pihak takmir masjid dan warga jemput pelaku di rumah, kini pelaku sudah diserahkan ke pihak berwajib.