Kamis, 18 Jun 2026 04:57 WIB

Hujan Es Disertai Angin Kencang Terjang Jombang, Rusak Rumah hingga Sekolah

Rumah warga di Jombang rusak diterjang hujan es disertai angin kencang (Foto: BPBD Jombang)
Rumah warga di Jombang rusak diterjang hujan es disertai angin kencang (Foto: BPBD Jombang)

jatimnow.com - Sejumlah rumah hingga gedung sekolah di Desa Barongsawahan, Kecamatan Bandarkedungmulyo, Kabupaten Jombang rusak akibat diterjang hujan es disertai angin kencang, Minggu (6/11/2022) siang.

Kepala Dusun Sawahan, Desa Barongsawahan, Lutfi Hidayat (36) menyebut bahwa cuaca ekstrem itu terjadi sekitar pukul 13.30 WIB.

Baca Juga: Jatim Bebas Hujan Petir, Hanya Sumenep Berpotensi Dilanda Angin Kencang

Menurut Lutfi, hujan es disertai angin kencang itu berlangsung hingga pukul 14.00 WIB. Akibatnya, banyak rumah warga yang rusak pada bagian atapnya.

"Yang atapnya terbang-terbang banyak, tapi yang parah ada tiga rumah, rusak berat akibat tertimpa pohon yang tumbang," papar Lutfi.

Dia menjelaskan sore ini, sejumlah warga sudah mulai melakukan perbaikan mandiri pada rumahnya, khususnya untuk rumah yang rusak ringan.

"Yang cuma gentingnya terbang, sudah diperbaiki sendiri. Tapi pohon tumbang timpa rumah belum berani evakuasi karena menyangkut di kabel listrik," terangnya.

Plafon sekolah ambrol akibat diterjang hujan es disertai angin kencang di JombangPlafon sekolah ambrol akibat diterjang hujan es disertai angin kencang di Jombang

Dia menyebut, selain rumah, hujan es disertai angin kencang juga merusak bangunan sekolah, yaitu MI Irsyadut Tholibin. Dua kelas di madrasah ini rusak pada atap dan plafon.

Baca Juga: BMKG Ingatkan Angin Kencang Intai 8 Daerah di Jatim Hari Ini

"Plafonnya ambrol, gentingnya juga ada yang ikut terbawa angin," jelas dia.

Meski demikian, Lutfii mengaku tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Seluruh warga yang rumahnya rusak berhasil menyelamatkan diri.

"Termasuk satu lansia tadi yang rumahnya ketiban (tertimpa) pohon juga selamat. Sekarang sementara mengungsi ke rumah tetangganya," beber dia.

Sementara Kepala Pelaksana BPBD Jombang, Bambang Dwijo Pranowo menyatakan, pendataaan masih terus dilakukan untuk memastikan dampak dari cuaca buruk tersebut.

Baca Juga: BMKG Ingatkan Potensi Angin Kencang Kepung 16 Daerah di Jatim

"Kami masih melakukan pendataan lebih lanjut, laporan yang masuk ada di dua desa," terang Bambang.

Dia menjelaskan, berdasarkan data sementara hujan angin itu juga sempat menyasar permukiman warga di Desa Pagerwojo, Kecamatan Perak.

"Yang di Pagerwojo data sementara ada tiga rumah rusak ringan, bagian atap. Yang di Barongsawahan, tim masih melakukan pengecekan," pungkasnya.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.