Sabtu, 20 Jun 2026 12:08 WIB

Autopsi Korban Tragedi Kanjuruhan Dilakukan Besok, Ini Kesiapan Polres Malang

Salah satu mobil yang terbalik di sekitar Stadion Kanjuruhan dalam insiden yang terjadi (1/10/2022) silam. (foto: Galih Rakasiwi/jatimnow.com)
Salah satu mobil yang terbalik di sekitar Stadion Kanjuruhan dalam insiden yang terjadi (1/10/2022) silam. (foto: Galih Rakasiwi/jatimnow.com)

jatimnow.com- Polres Malang memastikan kesiapan pelaksanaan autopsi ekshumasi terhadap korban tragedi kanjurhan. Bahkan personel yang disiapkan sebanyak 250 untuk melakukan pengamanan.

Adapun lokasi ekshumasi dilakukan terhadap dua korban yang berada di Desa Sukolilo, Kecamatan Wajak pada Sabtu 5 November 2022.

Baca Juga: Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

“Ada dua fokus pengamanan saat pelaksanaan autopsi ekshumasi nanti. Pertama, fokus memberi pelayanan bagi keluarga korban atau pemohon,” kata Kapolres Malang, AKBP Putu Kholis Aryana, Kamis (3/11/2022).

Kemudian, pengamanan itu juga untuk memastikan tim dokter bisa melaksanakan tugasnya bersama penyidik Polda Jatim dengan aman dan lancar.

Pengamanan nanti, beber Kholis, seperti layaknya pengamanan kegiatan pada umumnya. Ada penjagaan dan pengaturan yang sudah tersusun.

“Pengamanan ini supaya pihak keluarga korban, penyidik, dokter, pengawas atau warga hingga Aremania yang ingin melihat tidak sampai mengganggu proses autopsi ekshumasi,” tegas Kholis.

Baca Juga: Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Selain petugas dari Polres Malang, personel Polda Jatim, Kodim 0818 wilayah Malang-Batu, Satpol PP serta Linmas dan perangkat desa setempat juga dilibatkan.

Adapun teknis autopsi digelar, pihaknya belum mengetahui secara pasti karena tergantung kondisi cuaca.

“Bila cuaca mendukung autopsi ekshumasi akan dilakukan di tempat. Sekarang semua peralatan, sarana prasarana dan pelayanan khusus yang dibutuhkan, sudah kami siapkan. Kami selalu cek dan ricek untuk memastikan alat atau perlengkapan yang dibutuhkan tim di lokasi,” ungkapnya.

Baca Juga: Muhammadiyah Bangun Pabrik Infus di Malang, Nilai Investasi Capai Rp800 Miliar

Sebelumnya kakak beradik atas nama Natasya Debi Ramadani (16) dan Naila Debi Anggraini (13) menjadi korban tragedy Kanjuruhan.

Autopsi ekshumasi kedua korban ini atas permintaan sang ayah, yakni Devi Athok, warga Kecamatan Bululawang, Kabupaten Malang.

Editor : Rochman Arief
Berita Terbaru

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.

Curi Uang Kotak Amal Masjid, Pria di Blitar Diarak Warga

Pihak takmir masjid dan warga jemput pelaku di rumah, kini pelaku sudah diserahkan ke pihak berwajib.

Satresnarkoba Polres Gresik Ringkus 5 Pengedar Sabu dan Pil Koplo

Para tersangka biasa menjalankan operasinya di sekitaran Gresik dan Lamongan.