Senin, 15 Jun 2026 05:20 WIB

Tercium Bau Gas di Trotoar Jalan Pemuda, Warga Bojonegoro Waswas

Lubang munculnya bau menyengat. (Foto: Rizki for jatimnow.com)
Lubang munculnya bau menyengat. (Foto: Rizki for jatimnow.com)

jatimnow.com - Warga keluhkan bau menyengat seperti aroma gas pada lubang di trotoar Jalan Pemuda, wilayah Kelurahan Ngroworejo Kecamatan/Kota Bojonegoro.

Diduga bau tersebut bersumber dari pipa saluran jaringan gas (jargas) yang bocor akibat pembangunan gorong-gorong dan perbaikan trotoar. Akibat kejadian itu warga merasa terganggu dan waswas.

Baca Juga: Perkuat Pasokan Gas Nasional, PGN SOR III Kunjungi JTB Bojonegoro

Dari pantauan di lokasi sumber munculnya bau gas tersebut berada di trotoar sisi selatan. Tepatnya pada lubang yang akan digunakan sebagai tempat menanam pohon penghijauan, persis depan salah satu tempat makan.

Menurut warga setempat, Didin (28), terciumnya aroma gas yang menyengat itu sudah terjadi sekitar seminggu yang lalu.

Menurutnya beberapa warga juga sempat menanyakan kepada petugas proyek pembangunan gorong-gorong dan perbaikan trotoar tersebut. Namun kemudian diarahkan untuk melapor pada pihak Pertamina Gas Negara (PGN).

Baca Juga: Kompor LPG Meledak di Gundih Surabaya, Dua Warga Alami Luka Bakar

"Sudah ada yang melapor ke customer service katanya akan ada pengecekkan dan segera ditindaklanjuti," ujarnya Kamis (3/11/2022).

Didin juga mengaku terganggu dan was-was dengan adanya bau menyengat yang diduga bersumber kebocoran pipa jaringan gas.

"Selain itu ditakutkan terjadi kebakaran atau ledakan akibat gas bocor tersebut, karena lokasinya di pinggir jalan dekat rumah makam. Kalau tiba-tiba menyambar ke dapur, atau ada yang menyulut rokok atau dari kompor pedagang keliling kan bahaya," bebernya.

Baca Juga: Hari ke 4 Lebaran, Jalur Babat–Bojonegoro Macet di Simpul Tugu Wingko

Senada, pegawai rumah makan Khoirul wafa (23) berharap agar segera dilakukan penanganan terhadap bau menyengat yang diduga kebocoran gas tersebut.

"Harapan kami segera dibenahi supaya baunya tidak menyengat. Selain itu untuk antisipasi karena di sini ada aktivitas masak dengan kompor, takut kalau meledak," pangkasnya.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.