Senin, 08 Jun 2026 16:43 WIB

Honda Scoopy Warga Jombang Digasak Kawanan Begal

Korban saat dirawat di RSUD Jombang, usai menderita luka bacok di bagian tangan.(Polsek Peterongan)
Korban saat dirawat di RSUD Jombang, usai menderita luka bacok di bagian tangan.(Polsek Peterongan)

jatimnow.com - Kawanan begal membuat resah warga Jombang. Masalahnya kawanan begal ini tak segan-segan melakukan kekerasan demi merampas benda korban.

Seperti yang dialami Moh Andre Hermawan (21). Warga Dusun Jarak, Desa Jarak Kulon, Kecamatan Jogoroto itu kehilangan motor Honda Scoopy dengan nopol S 4280 OAY dan ponsel merek Oppo.

Baca Juga: Viral Seorang Pria Babak Belur Dihajar Warga di Probolinggo, Ini Faktanya

Bahkan ia harus dirawat di RSUD Jombang, lantaran tangannya terluka akibat sabetan pedang kawanan begal.

Kapolsek Peterongan AKP Sujadi mengatakan bahwa peristiwa pencurian kendaraan bermotor dengan kekerasan (curas) terjadi pada 1 November silam.

Saat itu korban pamit ke orang tuanya untuk pergi ke rumah istrinya, di Desa Kedungbetik, Kecamatan Kesamben sekitar pukul 20.00 WIB.

Sekitar pukul 21.00 WIB, korban tiba di Jalan Raya Dusun Gading, Desa Tugusemberjo Peterongan. Saat itu korban mengetahui ada beberapa orang yang berkendara mendekatinya.

“Korban dipepet dua pelaku, yang mengendarai Honda Vario warna putih, namun korban tidak hapal nopolnya. Kemudian, salah satu pelaku membacok tangan kanan korban dengan sebilah pedang,” katanya, Kamis (3/11/2022).

Baca Juga: Penjual Tempe di Kota Probolinggo Jadi Korban Begal, Motor dan Dagangan Amblas

Luka pada bagian tangan kanan itu membuat korban menghentikan laju kendaraannya.

“Korban dipaksa berhenti pelaku, selanjutnya sepeda motor dan HP korban dibawa kabur pelaku,” katanya.

Sujadi menambahkan, pelaku melarikan diri ke arah Pasar Peterongan atau jalan nasional.

Baca Juga: Besut Mudik ke Jombang, Mencari Roh Dialektika di Tanah Para Pemikir

“Korban sempat meminta tolong warga yang lokasinya sekitar 500 meter dari TKP,” bebernya.

Selanjutnya korban diantar warga ke RSUD Jombang untuk mendapatkan perawatan. Sementara ibu korban melaporkan peristiwa naas itu ke Polsek Peterongan pada 2 November kemarin.

“Atas peristiwa ini, korban mengalami kerugian sekitar Rp20 juta. Untuk proses penyelidikan dilakukan Unit Reskrim Polsek dan dibantu Satreskrim Polres Jombang,” pungkasnya.

Editor : Rochman Arief
Berita Terbaru

Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

Bupati Jember meminta Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) segera berkoordinasi dengan para camat, Gapoktan, dan Poktan untuk menambah keterlibatan generasi muda dalam organisasi petani.

AstraPay Perkuat Digitalisasi UMKM, Dukung Percepatan QRIS Nasional

AstraPay memperkuat digitalisasi UMKM melalui edukasi, QRIS, dan literasi keuangan. Hingga kini telah melayani 17,5 juta pengguna di Indonesia

Savyavasa Mulai Serah Terima Unit, Tandai Babak Baru Hunian Premium Jakarta

Savyavasa mulai serah terima unit kepada penghuni. Apartemen premium di Dharmawangsa ini mencatat penjualan kuat dan minat sewa yang tinggi

MRAN 2026, Bentuk Kepedulian dan Solidaritas Bagi ODHA di Tulungagung

Renungan ini menjadi momen menumbuhkan harapan menghapus stigma dan mengenang ODHA yang sudah meninggal.

BRI Unit Benowo Surabaya Pindah Kantor Mulai 15 Juni, Cek Lokasi Barunya

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memindahkan operasional BRI Unit Benowo Surabaya ke Jalan Raya Pakal per 15 Juni 2026. Cek detail lokasinya.

Menelusuri Jejak Legenda di Balik Danau Ronggojalu Probolinggo

Danau Ronggojalu dapat diakses dengan mudah, hanya memerlukan waktu tempuh sekitar 30 menit dari pusat Kota Probolinggo.