Kamis, 18 Jun 2026 02:53 WIB

DPRD Ponorogo Minta Pemkab Kaji Ulang Kenaikan Tiket Masuk Ngebel

Ketua DPRD Ponorogo, Sunarto (Humas DPRD Ponorogo)
Ketua DPRD Ponorogo, Sunarto (Humas DPRD Ponorogo)

jatimnow.com - DPRD Ponorogo meminta kenaikan tiket masuk ke Telaga Ngebel dikaji ulang. Masalahnya kenaikan harga tiket masuk yang hampir dua kali lipat berpotensi menimbulkan efek berantai.

Ketua DPRD Ponorogo, Sunarto mengatakan bahwa kenaikan itu bisa memengaruhi penurunan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Baca Juga: Ribuan Jemaah Hadiri Tabligh Akbar Seabad Gontor

“Kenaikan retribusi tiket masuk di Telaga Ngebel agar dikaji secara komprehensif agar tidak memberatkan semua pihak,” ujar, Sunarto, Kamis (3/11/2022) ketika dikonfirmasi.

Sebenarnya, kata dia, output dari kenaikan tiket itu untuk meningkatkan PAD. Tetapi, dengan kenaikan harga tiket masuk di Telaga Ngebel yang hampir dua kali lipat, berpotensi menurunkan kunjungan wisatawan.

“Bisa juga berdampak pada penurunan PAD, ketika kenaikan itu mencapai hampir dua kali lipat,” kata politisi NasDem ini.

Baca Juga: Tunggakan Tembus Rp197 Juta, Aliran Listrik Rusunawa di Probolinggo Diputus

Tidak hanya PAD, pedagang, hingga petugas parkir yang beraktivitas di Telaga Ngebel berpotensi terdampak kenaikan tarif masuk.

Menurutnya, jumlah pembeli berpotensi turun apabila tingkat kunjungan wisatawan terdampak kenaikan harga tiket masuk.

Pihaknya ingin Pemkab Ponorogo merespons kebijakan ini dan menindaklanjuti kembali tiket masuk di Telaga Ngebel.

Baca Juga: Muscab X PPP Ponorogo, Empat Nama Mencuat Pimpin Partai

“Bagaimanapun juga, ini merupakan bagian dari aspirasi masyarakat secara mayoritas,” tandasnya.

Seperti diketahui sebelumnya, harga tiket masuk di Telaga Ngebel saat ini menjadi Rp15 ribu per orang, naik hampir dua kali lipat dari tarif sebelumnya Rp8 ribu.

Editor : Rochman Arief
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.