Kamis, 18 Jun 2026 17:54 WIB

Rela Tunda Kuliah, Siswi SMKN 2 Ponorogo Raih Beasiswa dan Tiket ke Paris

Kuny (kanan sendiri) bersama helper dan kepala SMKN 2 Ponorogo berfoto dengan karyanya yang menjadikan juara 1 LKS tingkat nasional. (Foto: Tarmin for jatimnow.com)
Kuny (kanan sendiri) bersama helper dan kepala SMKN 2 Ponorogo berfoto dengan karyanya yang menjadikan juara 1 LKS tingkat nasional. (Foto: Tarmin for jatimnow.com)

jatimnow.com - Hasil tidak akan mengkhianati usaha. Itulah yang sedang dipanen Kuny Humayroh. Dia menang Lomba Kompetensi Siswa (LKS) bidang lomba Pastry and Confectionary tingkat nasional.

"Alhamdulillah bisa menjadi juara. Bersaing dengan 15 siswa seluruh Indonesia," cerita Kuny Humayroh saat bertemu dengan jatimnow.com, Rabu (2/11/2022).

Baca Juga: Ribuan Jemaah Hadiri Tabligh Akbar Seabad Gontor

Dia mengaku harus menanggalkan mimpinya untuk magang di Jepang. Ia juga menunda keinginan lain untuk kuliah di jurusan tata boga.

Pasalnya, kata dia, saat mengikuti LKS dia masih duduk sebagai siswi SMKN 2 Ponorogo. Saat itu, dirinya kelas XII. Semua proses dia ikuti, mulai dari kabupaten hingga Jawa Timur.

Hingga akhirnya, dia menjadi juara 1 LKS Jatim. Hal itu tentu membuat Kuny harus kembali berkompetensi ke tingkat nasional. Posisinya, Kuny sudah lulus SMKN 2 Ponorogo.

LKS tingkat nasional ini dilaksanakan selama 3 hari dari tanggal 25 hingga 27 Oktober 2022. Selama tiga hari Kuny harus mampu menyelesaikan berbagai produk.

Hari pertama harus menyelesaikan Celebrity Cake dan Pembalap Figurine. Hari kedua membuat produk Choux Cream Puff, Plated Dessert dan Sugar Showpiece. Hari ketiga membuat produk Praline yang dicetak dan praline yang dibentuk dengan tangan (paping) dan Chocolate showpiece.

Baca Juga: Jalin Kerja Sama dengan Persid Jember, UIN KHAS Sediakan Beasiswa untuk Pemain

Semuanya harus bertema sirkuit Moto GP Mandalika. Kisi-kisi soal diberikan juri, untuk produk yang dibuat tergantung pada imajinasi dan daya cipta serta kreasi masing-masing peserta.

Untuk mempersiapkan itu semua, dia berlatih selama 9 bulan.

"Di tengah-tengah harus lulus SMK juga harus mempersiapkan lomba. Alhamdulillah menang dan lulus," jelasnya.

Kuny mendapatkan tawaran beasiswa berbagai universitas ternama, diantaranya Universitas Trisakti. Ia juga mendapatkan tiket ke Paris, karena sebagai pemenang nasional, Kuny bisa tampil di ajang World Skill Competition (WSC).

Baca Juga: Muscab X PPP Ponorogo, Empat Nama Mencuat Pimpin Partai

WSC akan dilaksanakan di Paris tahun 2024. Untuk kesana Kuny masih harus diadu dengan pemenang LKS Nasional tahun 2020 dan pemenang LKS tahun 2021.

"Semua kami serahkan pada Kuny. Kami sebagai kepala sekolah dan guru menginginkan yang terbaik saja,” Kepala SMKN 2 Ponorogo, Farida Hanim Handayani.

 

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.