Selasa, 16 Jun 2026 15:45 WIB

Manfaatkan Lahan Hutan, Mas Dhito Kembangkan Agroforestry dan Pariwisata Terpadu

  • Penulis : Yanuar Dedy
  • | Selasa, 01 Nov 2022 19:47 WIB
Kesepakatan bersama antara Pemkab Kediri dengan Perum Perhutani (Foto: Humas Pemkab Kediri/jatimnow.com)
Kesepakatan bersama antara Pemkab Kediri dengan Perum Perhutani (Foto: Humas Pemkab Kediri/jatimnow.com)

jatimnow.com - Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana (Mas Dhito) berencana mengembangkan komoditas unggul pertanian dan pariwisata terpadu dengan memanfaatkan kawasan hutan.

Pengembangan agroforestry dan pariwisata terpadu itu sebagai tindaklanjut penandatanganan kesepakatan bersama antara Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kediri dengan Perum Perhutani di Kantor Pemkab Kediri, yang dilakukan pada Selasa (1/11/2022).

Baca Juga: Kak Cicha Buka Pesta Siaga Pramuka di Taman Wisata Ubalan Kediri

Dengan kesepakatan bersama itu, Mas Dhito berharap ke depan dapat memperluas cakupan pengembangan komoditas unggul pertanian di Bumi Panjalu.

Lahan Perhutani diakui bisa dimanfaatkan untuk banyak jenis tanaman pertanian. Namun demikian, Mas Dhito berharap pengembangan dapat fokus sehingga hasilnya dapat lebih maksimal.

"Dan yang akan kita kembangkan adalah kopi," ungkap Mas Dhito.

Menurut Mas Dhito, lahan milik Perhutani yang berada Kabupaten Kediri sangat luas. Di Kecamatan Ngancar pun lahan Perhutani banyak untuk penanaman komoditas nanas yang saat ini telah eksisting.

"Dari sekian luas hamparan lahan Perhutani yang ada di kabupaten, plot di Desa Jugo, Kecamatan Mojo itu bisa jadi pilot project," tuturnya.

Sebagai pilot project, untuk tahap awal lahan Perhutani di Desa Jugo sekitar 30-40 hektar akan dimanfaatkan untuk pengembangan tanaman kopi sekaligus kegiatan pariwisata terpadu.

Baca Juga: Mas Dhito Pastikan Pengerjaan Atap Stadion Gelora Daha Jayati Selesai Tahun Ini

Sementara Administratur Perhutani Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) Kediri, Rukman Supriyatna menyampaikan, di Jawa Timur baru di Kabupaten Kediri terjalin kerjasama antara pemerintah kabupaten dengan KPH dalam pemanfaatan lahan hutan untuk pengembangan agroforestry.

"Selama ini perjanjian kerja sama itu yang ada hanya di bidang wisata," ungkapnya.

Melalui kerjasama yang terjalin, diharapkan dapat meningkatkan potensi hutan bukan kayu yang pada akhirnya berdampak pada peningkatan kualitas lingkungan hidup dan kesejahteraan masyarakat.

"Harapan kami nanti di Kediri akan muncul produk kopi unggulan," tambah Rukman.

Baca Juga: Mas Dhito Segera Rehab Puskesmas Tiron Kediri yang Terbakar

Kemudian, dengan pemanfaatan lahan hutan untuk wisata pihaknya berharap dapat ikut berperan dalam pengembangan sektor pariwisata di Kabupaten Kediri.

Selain melakukan penandatanganan kesepakatan bersama, dalam pertemuan itu Perum Perhutani Devisi Regional Jawa Timur KPH Kediri menyerahkan secara simbolis bagi hasil produksi kayu dan getah pinus kepada 23 LMDH sebesar Rp1,6 miliar.

(ADV)

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.