Kamis, 18 Jun 2026 07:40 WIB

Pembangunan Dibatasi, Toko Modern di Jombang Ini Berdiri Tanpa Kantongi Izin

Bangunan toko modern di Jalan Gubernur Suryo yang belum memiliki izin dari dinas terkait. (Foto: Elok Aprianto/jatimnow.com)
Bangunan toko modern di Jalan Gubernur Suryo yang belum memiliki izin dari dinas terkait. (Foto: Elok Aprianto/jatimnow.com)

jatimnow.com - Untuk menjaga persaingan dagang dengan pasar tradisional maupun toko kelontong, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jombang membatasi pembangunan baru toko modern.

Hal ini diatur dalam Perda no 14/2020 tentang Perubahan Kedua Perda no 16/2012 tentang Pedoman Penataan dan Pembinaan Pasar Tradisional, Pusat Perbelanjaan dan Toko Modern.

Baca Juga: Pemkab Jombang, Nganjuk dan Kediri Lobi Pusat Terkait Rencana Flyover Mengkreng

Meski demikian, terdapat bangunan toko modern yang mulai bermunculan. Seperti toko modern baru di Jl Gubernur Suryo di Kelurahan Jombatan, Kecamatan Jombang. Toko ini disinyalir malah belum mengantongi izin dari dinas terkait.

Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagrin) Jombang, Hari Oetomo mengakui, hingga saat ini Disdagrin tidak mengeluarkan izin operasional.

"Kalau di kami tidak keluarkan izin. Coba konfirmasi ke DPMPTSP," paparnya, Selasa (1/11/2022).

Ia mengaku, sejak pemberlakuan Perda no 14/2020 pihaknya tidak lagi menerbitkan rekomendasi apapun untuk toko modern.

Baca Juga: Besut Mudik ke Jombang, Mencari Roh Dialektika di Tanah Para Pemikir

"Jadi untuk mengeluarkan izin harus sesuai dengan Perda itu," tegasnya.

Sementara itu, Kepala i Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Jombang, Wor Windari, memastikan bangunan tersebut masih belum mengantongi izin.

"Setelah kami cek PBG (persetujuan bangunan gedung), kami masih belum mengeluarkan," ujarnya.

Baca Juga: Menko Pangan Tinjau MBG di Jombang, Dorong Percepatan Distribusi ke Sekolah Agama

Untuk itu, pihaknya menyebut akan berkoordinasi dengan Satpol PP untuk melakukan tindakan.

"Untuk penindakan tetap di Satpol PP," pungkasnya.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.