Rabu, 17 Jun 2026 12:07 WIB

Mas Dhito Optimistis Pilot Project Akselerasi IKM Berjalan Maksimal

Mas Dhito dalam pertemuan bersama BBPMP Jatim di Kantor Pemkab Kediri. (Foto : Humas Pemkab Kediri/jatimnow.com)
Mas Dhito dalam pertemuan bersama BBPMP Jatim di Kantor Pemkab Kediri. (Foto : Humas Pemkab Kediri/jatimnow.com)

jatimnow.com - Bupati Hanindhito Himawan Pramana mendukung penuh dipilihnya Kabupaten Kediri sebagai pilot project dalam gerakan akselerasi implementasi kurikulum merdeka (IKM) di Jawa Timur.

Dukungan itu disampaikan kepada perwakilan Balai Besar Penjaminan Mutu Pendidikan (BBPMP) Jawa Timur dalam pertemuan di Ruang Pamenang, Pemkab Kediri.

Baca Juga: Kak Cicha Buka Pesta Siaga Pramuka di Taman Wisata Ubalan Kediri

“Pendidikan menjadi modal dasar manusia dan ketika kami memang dipercaya (BBPMP), kami itu ketika dipercaya sesuatu akan berusaha semaksimal mungkin," kata Mas Dhito, Kamis (27/10/2022).

Kabupaten Kediri dinilai layak menjadi percontohan dalam akselerasi IKM. Menurutnya, di bidang pendidikan, pemerintahan Mas Dhito telah menjalankan program sekolah inklusi.

Selain itu, adanya inovasi dalam peningkatkan kompetensi dan profesionalitas bagi ASN dengan program Panjalu Jayati Corporate University (Panji CorpU).

Dengan pelaksanaan program dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek) itu, Mas Dhito berharap dapat meningkatkan kualitas pendidikan anak didik di Bumi Panjalu.

Lebih lanjut, Mas Dhito tertarik mengenai penguatan pendidikan budi pekerti bagi anak didik. Hal itu dinilai penting terlebih pada 2023 mendatang Bandara Kediri akan beroperasi yang tentunya akan membawa kemajuan yang eksponensial.

“Bandara ini pasti ada sisi baik, tapi di satu sisi kalau kita tidak menyiapkan SDM anak- anak, kami juga khawatir karena adanya bandara ada culture dari luar yang masuk," tuturnya.

Kepala BBPMP Jawa Timur, Sujarno mengungkapkan bahwa dalam rangka memberikan pelayanan pendidikan terbaik bagi anak didik. Kemendikbudristek telah menerbitkan kebijakan merdeka belajar 1 sampai 22.

Adapun dalam pertemuan tersebut dibahas mengenai kurikulum merdeka belajar 7 tentang program sekolah penggerak dan 16 terkait akselerasi dan peningkatan pendanaan satuan pendidikan.

“IKM ini memang diawali dengan program sekolah penggerak, dan di Kabupaten kediri mengikuti seleksi program sekolah penggerak di angkatan ke-3 tahun 2022 ini,” ungkapnya.

Baca Juga: Mas Dhito Pastikan Pengerjaan Atap Stadion Gelora Daha Jayati Selesai Tahun Ini

Kurikulum merdeka belajar merupakan pelayanan terbaik untuk peserta didik karena anak pada dasarnya telah memiliki potensi masing-masing. Dalam hal ini, pendidik bertugas menebalkan supaya lebih jelas.

“Kita tidak mengubah fitrah peserta didik tapi lebih ke arah mengembangkan mereka sesuai dengan fitrah mereka,” terang Sujarno.

Kementrian Pendidikan, menurut Sujarno, tidak bisa menjalankan program kurikulum merdeka sendiri, namun diperlukan kerjasama dengan pemerintah kabupaten/kota dalam hal ini Pemerintah Kabupaten Kediri.

“Adanya kolaborasi ini diharapkan dapat memberikan pelayanan terbaik sehingga anak dapat tumbuh berkembang sesuai dengan kebutuhan, minat dan kodratnya,” tandasnya.

Sementara itu, Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Kediri Mokhamat Muhsin menyampaikan, berdasarkan keputusan Dirjen Paud Dikdasmen No. 7833/C/HK.03.1/2022 ditetapkan 52 satuan pendidikan sebagai penyelenggara Program Sekolah Penggerak di Kabupaten Kediri.

Baca Juga: Mas Dhito Segera Rehab Puskesmas Tiron Kediri yang Terbakar

"Rinciannya 52 sekolah itu, 20 tingkat TK, 25 tingkat SD dan tujuh tingkat SMP, baik negeri maupun swasta," bebernya.

Diungkapkan pula terkait Platform Merdeka Mengajar (PMM), saat ini Kabupaten Kediri berada di urutan empat nasional dalam rangka capaian PMM dengan persentase 99.05 persen.

Atas pelaksanaan IKM dan PNM itu, diakui Muhsin bahwa pemerintah daerah memberikan dukungan pendanaan yang digunakan dalam berbagai bentuk kegiatan. Di antaranya workshop IKM, lomba proyek penguatan profil pelajar Pancasila (P5), penyiapan sekolah penggerak, workshop literasi numerasi.

 

(ADV)

Editor : Rochman Arief
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.