Kamis, 18 Jun 2026 15:52 WIB

Tes Urine ASN, Mas Dhito: Jika Terbukti Pakai Narkoba, Tak Ada Toleransi

Tes urine ASN Pemkab Kediri (Foto: Humas Pemkab Kediri/jatimnow.com)
Tes urine ASN Pemkab Kediri (Foto: Humas Pemkab Kediri/jatimnow.com)

jatimnow.com - Untuk memastikan seluruh ASN di lingkup Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kediri terbebas dari keterlibatan maupun penyalahgunaan narkoba, Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana (Mas Dhito) menggelar tes urine.

Tes urine bekerjasama dengan Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Kediri itu dilakukan di Convention Hall Simpang Lima Gumul (SLG), Selasa (25/10/2022).

Baca Juga: Kak Cicha Buka Pesta Siaga Pramuka di Taman Wisata Ubalan Kediri

Mas Dhito mengatakan, tes urine ini merupakan upaya pencegahan dini penyalahgunaan narkoba bagi ASN.

"Tes urine ini jelas bentuk upaya kami untuk mencegah adanya pengguna hingga pengedar di lingkup Pemerintah Kabupaten Kediri," ujar Mas Dhito.

Mas Dhito menegaskan, setelah hasilnya keluar, jika ada ASN yang terbukti memakai narkoba, pihaknya akan mengambil tindakan tegas.

"Jika terbukti, tentunya akan kita tindak dan tidak ada toleransi bagi ASN yang menggunakan ataupun mengedarkan narkoba," tegas dia.

Baca Juga: Mas Dhito Pastikan Pengerjaan Atap Stadion Gelora Daha Jayati Selesai Tahun Ini

Terpisah, Kepala Badan Kepegawaian Kabupaten Kediri, Mohamad Solikin menjelaskan, tes urine ini akan dilakukan setiap tahun untuk memastikan ASN siap bekerja tanpa pengaruh narkoba.

"Ini standar bagi kita ASN, memastikan bahwa kita siap bekerja. Berarti harus sehat jasmani dan rohani. Tentu kita tidak berharap ada di antara ASN kita ada yang pengguna atau pengedar," tuturnya.

Solikin menyebut bahwa 600 ASN di Pemkab Kediri telah menjalani tes urine tersebut. Dan hasilnya akan diketahui dalam minggu ini.

Baca Juga: Mas Dhito Segera Rehab Puskesmas Tiron Kediri yang Terbakar

"Hasilnya menunggu dari BNN, maksimal minggu ini hasilnya akan keluar," pungkasnya.

(ADV)

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.