Minggu, 14 Jun 2026 14:16 WIB

Bupati Arifin Ajak Masyarakat Trenggalek Lestarikan Hutan

Bupati Trenggalek, Mochamad Nur Arifin memberi paparan pentingnya pelestarian hutan bersama Perhutani. (foto: Kominfo Trenggalek for jatimnow.com)
Bupati Trenggalek, Mochamad Nur Arifin memberi paparan pentingnya pelestarian hutan bersama Perhutani. (foto: Kominfo Trenggalek for jatimnow.com)

jatimnow.com - Bupati Trenggalek, Mochamad Nur Arifin mengajak petani untuk mencari rezeki dari hutan tanpa merusak. Imbauan ini disampaikan saat menghadiri pembagian sharing keuntungan getah pinus di Agro Park Trenggalek, Rabu (26/10/2022).

Pesan tersebut disampaikan menyusul banyaknya kejadian bencana hidrometeorologi basah berupa banjir, tanah longsor dan tanah gerak yang terjadi belakangan ini.

Baca Juga: Bank Jatim Salurkan CSR ke Trenggalek Berupa Floor Projector Highlight

Menurut Bupati yang akrab dipanggil Mas Ipin ini, keberadaan hutan harus memberikan manfaat bagi masyarakat sekitar atau petani hutan. Namun azas manfaat itu dilakukan dengan cara menebang pohon tanpa peremajaan.

Menurutnya, banyak opsi opsi lain yang lebih berpihak pada kelestarian hutan.

"Melestarikan hutan itu jangan dipandang hanya menjadi petani atau menanam sesuatu di hutan saja. Kalau konsepnya hanya menanam di hutan, opsinya adalah tanaman musiman jangka pendek. Yang ditanam bukan tanaman-tanaman hutan yang dipaksakan. Tentunya lama kelamaan bisa membahayakan juga bagi keberlangsungan kita,” katanya.

Baca Juga: JLS di Tulungagung Telah Rampung Pembangunannya, Tiga Kabupaten Sudah Terhubung

Mas Ipin berharap hutan bisa makin lestari. Harapannya adalah masyarakat mendapatkan penghasilan, serta bisa menjaga ruang hidup. Dengan begitu risiko bencana bisa terkurangi dan ekonomi masyarakat bisa tumbuh.

“Jangan kemudian kayu ditebang dan tidak di re-planting. Ini tadi yang kita kasih masukan kepada masyarakat desa,” lanjut Mas Ipin.
Ia setuju apabila di tengah hutan dibuka rumah makan atau tempat makan. Namun tidak perlu dibarengi dengan menebang pohon. Sebab pohon yang ada di dalam hutan masih bias member rezeki bagi warga.

Sementara itu Waka Divre Perum Perhutani Jatim, Toni Kuspuja mendukung opsi pelestarian lingkungan.

Baca Juga: Penutupan Jalan Utama Tulungagung - Trenggalek Tertunda, Ini Alasannya

Perhutani siap mendukung rencana pembangunan yang dilakukan Pemkab Trenggalek. Salah satu hal yang menjadi fokus Perhutani adalah percepatan pembangunan.

“Tadi arahan pak Bupati adalah agro yang berwawaskan lingkungan. Ada skema-skema ekonomi yang di situ melibatkan masyarakat di sekitar desa hutan,” pungkasnya.

Editor : Rochman Arief
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.