Sabtu, 20 Jun 2026 23:10 WIB

Begini Kondisi Ratusan Warga Ponorogo Korban Longsor di Pengungsian

  • Penulis : Mita Kusuma
  • | Selasa, 25 Okt 2022 09:38 WIB
Warga Ponorogo yang berada di pengungsian.(Foto: Mita Kusuma)
Warga Ponorogo yang berada di pengungsian.(Foto: Mita Kusuma)

jatimnow.com - Sebanyak 259 warga Desa Talun, Kecamatan Ngebel, Kabupaten Ponorogo, masih berada di pengungsian yang tersebar di tiga titik. Yakni di SDN 1 Talun, Masjid Talun dan rumah Kepala Desa Talun.

Sejumlah pengungsi tersebut masih trauma dan ketakutan saat hujan mengguyur lokasi. Bagaikan tidak, pada Minggu (23/10/2022) lalu Gunung Banyon yang berada di desa setempat mengalami tanah longsor.

Baca Juga: Ribuan Jemaah Hadiri Tabligh Akbar Seabad Gontor

“Waktu itu suaranya kencang dan menggelegar. Jujur masih terbayang hingga sekarang,” ujar salah satu pengungsi, Yuliana.

Wanita berusia 35 tahun itu mengatakan bahwa pada saat kejadian suasananya gelap gulita karena aliran listrik padam. Sekitar pukul 19.00 WIB, terdengar suara gemuruh yang berasal dari samping rumahnya.

"Suaranya kencang. Lalu saya takut keluar rumah bersama keluarga menyelamatkan diri kerumah pak lurah," terang Yuliana.

Yuliana yang mengungsi bersama anaknya itu mengaku sebelum kejadian di desanya memang sedang terjadi hujan terus-menerus sejak pagi hari. Sebelumnya emang sering terjadi longsor ketika hujan deras datang, namun tidak separah sekarang

Baca Juga: Muscab X PPP Ponorogo, Empat Nama Mencuat Pimpin Partai

"Memang sering longsor tapi kecil, ini yang terparah. Material longsor turun sekitar pukul 20.00 WIB, tidak sempat bawa barang berharga," tandasnya

Sementara itu, dokter Puskesmas Ngebel, dr Ruddy Christianto mengatakan telah melakukan pemeriksaan kesehatan terhadap para pengungsi. Kondisi mereka dalam keeadaan stabil, namun ada sejumlah lansia mengalami gejala darah tinggi.

"Secara keseluruhan kondisinya baik tidak ada masalah. Ada dua atau tiga lansia tadi yang memerlukan obat untuk hipertensi," terang dr Ruddy

Baca Juga: Jelang Ramadan Harga Bapokting di Ponorogo Terpantau Stabil

Selain itu, pihak puskesmas akan terus memantau kesehatan para pengungsi. Para tenaga kesehatan akan secara bergiliran memeriksa kondisi pengungsi. Fokus utamanya adalah anak-anak dan lansia.

"Kami juga berikan vitamin untuk menambah daya tahan tubuh mereka, ya semoga kondisinya segera membaik," pungkasnya.

Editor : Sofyan Cahyono
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.