Senin, 15 Jun 2026 06:05 WIB

Ingin Naik Bus Tingkat di Surabaya? Cukup Bayar dengan Sampah

Bus tingkat saat diuji coba di jalanan Surabaya/Foto: Arry Saputra
Bus tingkat saat diuji coba di jalanan Surabaya/Foto: Arry Saputra

jatimnow.com – Dua unit bus tingkat atau double deck direncanakan bakal beroperasi Bulan Agustus 2018 mendatang. Untuk mematangkan rute pengoperasian itu, maka Dishub Surabaya melakukan uji coba rute Unesa-ITS, Minggu (29/7/2018) malam.

Kepala Dishub Kota Surabaya Irvan Wahyudrajat mengatakan untuk menaiki bus tingkat itu, caranya cukup mudah dan tidak dikenakan biaya alias gratis.

Baca Juga: Surabaya Uji Coba Aplikasi Perlinsos, Pendataan Bansos 15 Menit Jadi

Baca juga: Di Surabaya, Bus Tingkat Rute ITS-Unesa Diuji Coba

Namun, sebagai kontribusinya Pemkot Surabaya menerapkan untuk menggantinya dengan membayar sampah plastik. Pembayaran semacam ini sama persis dengan Suroboyo Bus.

"Penumpang atau para mahasiswa nantinya dapat menukarkan sampah plastik untuk ditukar dengan tiket supaya bisa naik bus tingkat ini. Rencananya, ke depan akan dilakukan seperti sistem Suroboyo Bus," kata Irvan saat dihubungi jatimnow.com, Senin (30/7/2018).

Baca juga: Uji Coba Bus Tingkat di Surabaya, Apa Saja Kendalanya?

Menurut Irvan, kontribusi pembayaran dengan sampah plastik ini untuk mengajarkan kepada masyarakat tentang pengurangan bahaya polusi sampah plastic di Surabaya.

Baca Juga: Surabaya Jadi Percontohan Program Indonesia - UEA Cegah Sampah Plastik ke Laut

"Kita lakukan seperti itu untuk mengedukasi masyarakat dan juga mengurangi sampah plastik yang ada di Kota Surabaya ini. Apalagi, bus ini nanti akan berplat merah," ujarnya.

Baca juga: Meski Sudah Diuji Coba, Rute Bus Tingkat di Surabaya Masih Dikaji

Sementara itu, Kepala Bidang Angkutan Dinas Perhubungan Kota Surabaya, Tundjung mengatakan untuk rute-rute yang akan dilalui bus tingkat atau double deck ini masih dalam proses pengkajian pihak Dishub.

"Jadi, untuk rute-rutenya masih dalam proses pengkajian pihak Dishub, karena juga masih banyak ditemukan kabel-kabel yang melintang dan posisinya terlalu rendah, serta ranting pohon. Itu yang masih menjadi hambatan utama untuk bus ini nanti beroperasi," pungkas Tundjung.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Berawan

 

Reporter: Arry Saputra

Editor: Arif Ardianto

Editor : Arif Ardianto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.