Rabu, 17 Jun 2026 09:34 WIB

Pikap Muat 775 Liter Pertalite dan Pertamax Ludes Terbakar di Ngawi

  • Penulis : Mita Kusuma
  • | Minggu, 29 Jul 2018 21:36 WIB
Saat api melalap mobil pikap/Foto: Mita Kusuma
Saat api melalap mobil pikap/Foto: Mita Kusuma

jatimnow.com - Warga Jalan Raya Kwadungan, Desa Kendung, Kecamatan Kwadungan, Kabupaten Ngawi sempat geger. Sebab, saat itu ada sebuah pikap bernopol AE 8150 N yang bermuatan 775 liter BBM jenis pertalite dan pertamax ludes terbakar.

Awalnya, mobil pikap milik Suryadi itu membeli BBM jenis Pertalite dan Pertamax ke SPBU Tambakromo Kwadungan. Masing-masing Pertalite 15 jeriken dan Pertamax 16 jeriken, dan setiap jeriken memuat 25 liter.

Baca Juga: Mandi Bareng Teman, Pelajar Sragen Tewas Tenggelam di Bengawan Solo Ngawi

“Jadi, total BBM yang dibeli saat itu 775 liter,” kata Kapolsek Kwadungan, AKP I Wayan Murtika kepada jatimnow.com, Minggu (29/7/2018).

Setelah mengisi BBM, Suryadi bersama 3 penumpangnya balik ke rumahnya di Kecamatan Pangkur. Saat di lokasi, warga melihat ada percikan api di belakang mobil.

"Sama warga diteriaki. Karena memang ada percikan api. Suryadi turun bersama penumpangnya," kata dia.

Nahasnya, pemilik mobil pikap itu tidak ngerem mobilnya, sehingga mobil melaju kencang sampai menabrak pohon dan terguling.

Baca Juga: Puskesmas Tiron Kediri Terbakar, Api Muncul dari Area Lemari Es Apotek

"Karena itu langsung brum api tambah membesar. Kami pun langsung menghubungi pemadam kebakaran," terang AKP Wayan.

Namun, hal itu tidak mengurangi api, karena setelah dilakukan pemadaman dengan air, api malah tambah membesar.

Menurutnya, karena sifat BBM. "Kan jika BBM dan Air itu memisah. Malah api nya juga membakar air. Api padam ketika ratusan BBM tersebut habis," terangnya.

Beruntung, tidak ada korban dalam kebakaran kali ini. Hanya pemilik menderita kerugian sebesar Rp 26.500.000 karena mobil, BBM dan ada kerusakan teras dua rumah.

Baca Juga: Rumah di Kediri Terbakar Gegara Obat Nyamuk Saat Pemilik Pergi Mancing

 

Reporter: Mita Kusuma

Editor: Arif Ardiatno

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.