Sabtu, 06 Jun 2026 13:41 WIB

Cara Pemkab Ponorogo Semarakkan HSN 2022 Melalui Fashion Show of Sarung

  • Penulis : Advertorial
  • | Selasa, 18 Okt 2022 13:00 WIB
Bupati Sugiri Sancoko saat menjajal catwalk Fashion Show of Sarung di Jalan Hos Cokro Aminoto, Ponorogo. (Foto: Zainul for jatimnow.com)
Bupati Sugiri Sancoko saat menjajal catwalk Fashion Show of Sarung di Jalan Hos Cokro Aminoto, Ponorogo. (Foto: Zainul for jatimnow.com)

jatimnow.com - Pemkab Ponorogo menggelar Fashion Show of Sarung untuk membuktikan identitas sebagai Kota Wisata Budaya.

Helatan unik memadukan sarung melalui peragaan busana tersebut, sekaligus untuk memperingati Hari Santri Nasional (HSN) 2022. Digelar di Jalan Hos Cokro Aminoto, gelaran sukses menarik minat wisatawan lokal dan luar daerah untuk datang ke Ponorogo.

Baca Juga: SSFF 2026 Padukan Gaya Hidup Sehat, Wastra Nusantara, dan Inklusivitas

Fashion Show of Sarung merupakan kegiatan di hari ketiga, dari 8 rangkaian acara peringatan HSN yang digelar Pemkab hingga tanggal 22 Oktober mendatang. Kegiatan diikuti ratusan pelajar setingkat SMP dan SMA yang ada di Ponorogo.

Selain menonjolkan kreativitas para desainer dalam mengkreasikan sarung menjadi busana yang apik, sarung juga menonjolkan kesopanan dan keindahan sebagai indikator penilaian fashion show ini.

"Ini wujud menghargai nilai-nilai perjuangan santri yang menjadi pahlawan kemerdekaan," ujar Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko, Selasa (18/10/2022).

Selain meningkatkan sisi religius Ponorogo, acara yang turut dihadiri sejumlah Kiai dan Pimpinan Cabang Nahdatul Ulama serta Pimpinan Daerah Muhammadiyah Ponorogo, juga bertujuan untuk meningkatkan perputaran perekonomian di Ponorogo baik dari sisi wisata dan perdagangan.

Baca Juga: Jembatan Merah Putih Presisi di Ponorogo Permudah Akses Warga dan Anak Sekolah

Fashion Show of Sarung digelar meriah untuk memperingati Hari Santri Nasional (HSN) 2022.Fashion Show of Sarung digelar meriah untuk memperingati Hari Santri Nasional (HSN) 2022.

Pemkab Ponorogo, lanjut Sugiri, ingin membuktikan bahwa sarung tak hanya bisa dipakai untuk ke masjid atau para santri saja. Namun juga bisa menjadi trend fashion yang fashionable bagi semua gender dan usia.

"Ponorogo memiliki ratusan pondok pesantren, saya ingin mengangkat Fashion Show of Sarung sebagai wahana wisata budaya religi di Ponorogo, berdampingan dengan Reyog Ponorogo yang terkenal seantero dunia," terangnya.

Baca Juga: SSFF Dorong UMKM Wastra Masuk Pasar Pakaian Olahraga

"Kami juga ingin mengangkat Haul Ki Ageng Besari, dan Haul Betoro Katong sebagai event tahunan di Kabupaten ini. Bayangkan berapa wisatawan yang akan datang, dan berapa perputaran ekonomi yang terjadi, bila ada 4 event besar setiap tahun di Ponorogo ini, yang menonjolkan sisi budaya dan religius kabupaten tercinta kita ini," harapnya.

Sugiri berharap event serupa dapat dilaksanakan secara maksimal sehingga membawa dampak positif bagi masyarakat, khususnya pelaku UMKM di Ponorogo. (ADV)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Kakak Beradik Terseret Ombak di Pantai Payangan Jember, Satu Ditemukan Tewas

Kedua korban dilaporkan hilang terseret ombak saat berwisata bersama keluarga.

Puncak Arus Balik Idul Adha 2026, Daop 8 Surabaya Layani 284 Ribu Penumpang

Puncak arus balik libur panjang Idul Adha 2026 bertepatan dengan Hari Lahir Pancasila. KAI Daop 8 Surabaya catat lonjakan tembus 284 ribu penumpang. Simak data lengkapnya di sini.

Jambret iPhone Turis Jerman di Kota Lama Surabaya Ditembak Polisi

Polisi menangkap pelaku jambret iPhone milik wisatawan asal Jerman di Kota Lama Surabaya. Pelaku dilumpuhkan karena melawan saat ditangkap.

Kapolres dan Dandim 0820 Probolinggo Terima Gelar Warga Kehormatan Suku Tengger

Prosesi pengukuhan berlangsung khidmat pada Malam Resepsi Yadnya Kasada di Pendopo Agung Desa Ngadisari.

Tabrak Pohon, Truk Pengangkut Ikan Asal Lamongan Terguling di JLS Tulungagung

Truk dalam perjalanan menuju Prigi Trenggalek, pengemudi dan penumpang alami luka serius.

Peringatan Hari Raya Waisak di Tulungagung, Ajak Umat Bersumbangsih Untuk Negeri

Puluhan umat Buddha mengikuti prosesi detik-detik peringatan Hari Raya Tri Suci Waisak di Vihara Buddha Loka Tulungagung.