Senin, 15 Jun 2026 01:53 WIB

Khofifah Minta Warga Waspada dan Siapkan Mitigasi Mandiri Antisipasi Bencana

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa saat di SMKN 1 Lamongan (Foto: Adyad Ammy Iffansah/jatimnow.com)
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa saat di SMKN 1 Lamongan (Foto: Adyad Ammy Iffansah/jatimnow.com)

jatimnow.com - Pentingnya melakukan mitigasi mandiri diungkapkan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa saat melakukan kunjungan kerja ke Lamongan, Selasa (18/10/2022).

Hal itu disampaikan Khofifah menyusul bencana alam yang terjadi di wilayah selatan Jatim beberapa hari terakhir.

Baca Juga: Beasiswa LPPD Jatim 2026 Dibuka, Siapkan Kuota Kampus Al-Azhar Mesir

Dia meminta agar warga bisa melakukan mitigasi mandiri secara gotong royong di lingkungan masing-masing.

"Jangan ada saluran yang mampet. Tolong dilakukan pembersihan kemungkinan sampah-sampah yang ada di got-got. Saya rasa kita mesti gotong royong," ungkapnya usai meresmikan Masjid di SMKN 1 Lamongan.

"Jadi sekarang dari dampak lainnya, cuaca ekstrem dan hidrometeorologi ada kecenderungan intensitas hujan yang tinggi di beberapa daerah," tambah dia.

Baca Juga: Jatim Raih Penghargaan Kategori Pemda Terbaik Penurunan Pengangguran

Dia juga meminta agar warga bisa memantau informasi cuaca serta siaran tertulis resmi di BMKG dan layanan komunikasi media sosial BMKG.

"Ayo masing-masing tiap hari update informasi, karena BMKG update tiap hari. Ayo lakukan kewaspadaan, termasuk yang potensi banjir. Jadi masing-masing harus memantau cuaca yang bisa di-update dari Instagramnya BMKG," tandasnya.

Baca Juga: Jatim Raih Penghargaan Kategori Pemda Terbaik Penurunan Pengangguran

Dia menjelaskan, per hari ini Pemprov Jatim telah menerjunkan alat berat di beberapa daerah terdampak bencana.

"Hari ini kita terjunkan beberapa alat berat. Kemarin kita di Blitar, sekarang di Kabupaten Malang. Kemudian sekarang bergerak lagi ke Trenggalek," papar dia.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.