Senin, 22 Jun 2026 23:33 WIB

Oklik Sobontoro Resmi Dipatenkan Jadi Kesenian Tradisional Asli Bojonegoro

Launching HKI Oklik di lapangan Desa Sobontoro Kecamatan Balen (Foto: Misbahul Munir/jatimnow.com)
Launching HKI Oklik di lapangan Desa Sobontoro Kecamatan Balen (Foto: Misbahul Munir/jatimnow.com)

jatimnow.com - Tim Penyusung Pokok Pikiran Kebudayaan Daerah (PPKD) bekerja sama dengan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Bojonegoro serta Pemdes Sobontoro melaunching 'Oklik' sebagai Kekayaan Intelektual Komunal (HKI) Ekspesi Budaya Tradisional Kabupaten Bojonegoro.

Acara ini bertempat di Lapangan Desa Sobontoro, Kecamatan Balen, pada kamis (13/10/2022) malam.

Baca Juga: Perkuat Pasokan Gas Nasional, PGN SOR III Kunjungi JTB Bojonegoro

Oklik adalah alat musik ritmis tradisional yang terbuat dari bambu dan dimainkan dengan cara di pukul. Kegiatan launching HKI Oklik untuk mengedukasi masyarakat bahwa Oklik adalah sebagai kekayaan kesenian dan budaya asli masyarakat Sobontoro untuk Bojonegoro yang sudah dipatenkan.

Launching ditandai dengan penyerahan sertifikat HKI dan buku tentang Oklik oleh dua orang seniman Desa Sobontoro, Darminto dan Djagat Pramujito kepada Bupati Bojonegoro Anna mu'awanah.

Dilanjutkan dengan pemukulan Oklik bersama dengan Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Budiyanto, Camat Balen, Forkopimca, serta Kepala Desa Sobontoro.

Ketua Tim Penyusun Pokok Pikiran Kebudayaan Daerah (PPKD) Bojonegoro Didik Wahyudi mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung dan mambantu, sehingga kesenian Oklik Sobontoro dapat pengakuan dan tercatat menjadi Kekayaan Intelektual Komunal Ekspesi Budaya Tradisional Kabupaten Bojonegoro.

Menurutnya, selama setahun terakhir, Tim PPKD telah melakukan riset, menulis, mendokumentasikan Oklik sebagai syarat untuk mendapatkan sertifikat HKI.

"Kegiatan ini bertujuan agar seni tradisi Oklik bisa tetap lestari dan menjadi kekayaan kesenian Bojonegoro," ujarnya.

Baca Juga: Bukan Pengosongan, Ketika Para Tokoh Berpikir Tentang Ibu Kota Provinsi Jatim

Didik berharap dengan dilaunchingnya HKI Oklik dapat melestarikan seni tradisi Bojonegoro. Selain itu dia juga berharap kapada Pemkab Bojonegoro dapat turut serta menampilkan kesenian Oklik pada setiap event kegiatannya.

Hal itu dimaksudkan sebagai branding Oklik sebagai kesenian tradisional khas Bojonegoro kepada dunia.

“Selain itu Oklik bisa lebih mewarnai setiap event di tingkat daerah, nasional hingga internasional, mari bersama-sama melestarikan seni tradisi Bojonegoro dan bangga dengan budaya daerah,” tandasnya.

Sementara itu, Bupati Bojonegoro Anna Mu'awanah mengapresiasi dan menyampaikan terima kasih kepada tim PPKD atas jerih payah dan kesuksesannya sehingga kesenian Oklik Sobontoro dapat terdaftar dan tercatat sebagai Kekayaan Intelektual Komunal Ekspesi Budaya Tradisional Kabupaten Bojonegoro.

Baca Juga: Hari ke 4 Lebaran, Jalur Babat–Bojonegoro Macet di Simpul Tugu Wingko

Menurutnya dengan dicatatnya HKI Oklik milik Bojonegoro secara sah dan berbadan hukum, sehingga hal ini akan turut melestarikan kesenian tradisional oklik paten milik Bojonegoro dan daerah lain tidak dapat asal mengklaim.

Selain itu pihaknya juga mendorong kepada Dinas terkait untuk lebih lanjut untuk melakukan riset terhadap apa saja yang menjadi kekayaan intelektual Bojonegoro agar segera di daftarkan HKI.

"Bahwa dengan adanya HKI ini secara sah dan di akui oklik adalah milik Kabupaten Bojonegoro, mudah-mudahan ke depan bisa menginisiasi kepada kita kira-kira apalagi hak kekayaan yang bisa dipatenkan milik Kabupaten Bojonegoro," pungkasnya.

Dari pantauan di lokasi, nampak masyarakat Desa Sobontoro berbondong-bondong hadir dan memenuhi lapangan desa setempat, acara semakin meriah saat penampilan kolosal cerita asal usul adanya dipentaskan oleh seniman dan pemuda warga setempat.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

DPW NasDem Jatim Tunjuk Soehadi Jadi Ketua Dewan Pertimbangan NasDem Bojonegoro

Penunjukan tersebut merupakan bentuk penghargaan dan apresiasi atas dedikasi, loyalitas, serta pengabdian Mulyono selama memimpin dan membesarkan Partai NasDem di Kabupaten Bojonegoro.

Soehadi Moeljono Ditunjuk Jadi Ketua Dewan Pertimbangan NasDem Bojonegoro

Pengalaman panjang dan kontribusi Mulyono dalam membangun struktur partai di Bojonegoro masih sangat dibutuhkan.

Kenang Almarhum Rektor, UIN KHAS Jember Pakai Pita Hitam di Liga Mahasiswa

Sebuah bingkai foto almarhum Prof. Hepni juga tampak dibawa ke tengah lapangan oleh para pemain UIN KHAS.

Tak Sekadar Hiburan, Musik Miliki Peran Krusial di Berbagai Elemen Kehidupan

Musik memegang peranan krusial yang menyentuh berbagai elemen kehidupan, mulai dari aspek sosial, edukasi, hingga menjadi identitas budaya suatu bangsa.

Adela Kanasya Adies Jaga Soliditas Jaringan Relawan Surabaya

Adela Kanasya Adies menemui 1.000 relawan di Surabaya demi menjaga komunikasi politik pasca-PAW menggantikan politisi senior Adies Kadir.

Ketum PBNU Paparkan Capaian di Munas Konbes, Ini Hasilnya

Gus Yahya paparkan capaian organisasi, mulai dari tata kelola organisasi, kaderisasi terstruktur, transformasi digital, aset dan kemandirian, hingga peran kebangsaan dan global.