Kamis, 18 Jun 2026 06:24 WIB

Logo Dicatut, PWNU dan MUI Jatim Tuntut Penyelenggara Hijrahfest Minta Maaf

Sekretaris PWNU Jawa Timur, Prof Muzakki (Foto: Tok for jatimnow.com)
Sekretaris PWNU Jawa Timur, Prof Muzakki (Foto: Tok for jatimnow.com)

jatimnow.com - Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Timur memprotes penyelenggaraan Hijrahfest Surabaya Islamic Festival yang akan digelar di Jatim Expo Surabaya pada 14 hingga 16 Oktober 2022.

Protes keras dilayangkan PWNU karena logo Nahdlatul Ulama (NU) dicatut di dalamnya. Sebelumnya Hijrahfest sempat mendapat penolakan di sejumlah wilayah di Jatim.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Berawan

Sekretaris PWNU Jawa Timur, Prof Muzakki menegaskan bahwa PWNU Jatim tidak terlibat dan dalam penyelenggaraan acara hijrahfest di JX Surabaya tersebut.

"PWNU Jatim memprotes keras dan mendesak pihak penyelenggara untuk meminta maaf satu kali dua puluh empat jam atas pencatutan logo NU dalam penyelenggaraan acara hijrahfest di JX tersebut," ungkap Muzakki dalam keterangan tertulis, Kamis (13/10/2022).

Sebelum itu, mencuatnya agenda Hijrahfest berawal dari pernyataan Arie Untung yang muncul di media sosial. Acara tersebut juga diklaim telah mendapat restu dari PWNU Jatim yang membuat pengurus berang.

Tak hanya PWNU, mereka juga menempelkan logo Majelis Ulama Indonesia (MUI) di dalamnya. Agenda Hijrahfest juga mengklaim telah mendapat restu dari MUI Jatim.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

Pengurus MUI JatimPengurus MUI Jatim

"MUI Jatim menyatakan sikap bahwa tidak ada keikutsertaan dan tidak melibatkan diri dalam pengelenggaraan kegiatan Hijrahfest (Surabaya Islamic Festival) 2022 di Jatim Expo Surabaya," tutur Ketua MUI Jawa Timur, KH Ahsanul Haq.

MUI Jatim juga menyatakan dengan tegas dan menuntut agar kelompok Hijrahfest meminta maaf dalam waktu 1x24 jam.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

"MUI Jatim menolak keras adanya pencantuman logo MUI dalam acara tersebut dan mendesak penyelenggara untuk meminta maaf dengan kurun waktu satu kali dua puluh empat jam," tegasnya.

Mendengar hal itu, Arie Untung mengeluarkan pernyataan tertulisnya yang ditandatangani oleh M Hasan Ubaidillah tentang agenda Hijrafest di Surabaya.

"Assalamu'alaikum warohmatullohi wabarokatuh, setelah mencermati perkembangan acara Hijrafest Surabaya Islamic Festival yang sampai saat ini belum mendapatkan restu dari MUI maupun PWNU Jatim, maka statement yang pernah dibuat berupa imbauan dan ajakan untuk ikut meramaikan acara tersebut yang berasal dari saya, agar tidak dikeluarkan dan tidak dipublikasikan. Demikian, atas pengertian dan kerja samanya disampaikan terima kasih," tulis Hasan, tertanggal Surabaya, 10 Oktober 2022.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.