Jumat, 12 Jun 2026 13:00 WIB

Fakta-fakta Bentrok Massa Pesilat di Lamongan

Ribuan massa pesilat saat melintas dan mendapat serangan di Jalan Nasional Lamongan - Babat. (Foto: Adyad Ammy Iffansah/jatimnow.com)
Ribuan massa pesilat saat melintas dan mendapat serangan di Jalan Nasional Lamongan - Babat. (Foto: Adyad Ammy Iffansah/jatimnow.com)

jatimnow.com - Bentrok yang melibatkan massa pesilat di Lamongan pada Selasa (11/10/2022) cukup mencekam dan melekat dibenak masyarakat. Berikut fakta-fakta yang berhasil dihimpun redaksi.

1. Dipicu Dugaan Penganiyaan

Baca Juga: Venue Kejurprov X Biliar Jatim di Lamongan Dipindah, Ini Alasannya

Massa pesilat yang datang Lamongan itu sedang mendatangi agenda pengesahan di Kecamatan Deket. Dugaan sementara ada 10 orang anggota pesilat yang dianiaya orang tak dikenal di Jalan Veteran.

Bermula dari hal itu, ribuan massa menggeruduk Jalan Veteran titik dimana anggota pesilat dianiaya hingga terjadilah bentrok awal dengan orang yang tak dikenal.

"Ada versi itu, tapi kemungkinan besar yang pasti setelah dicermati adanya pelemparan dari gang-gang di Jalan Veteran jadi pemicunya," terang Kapolres Lamongan, AKBP Yakhob Silvana Delareskha.

2. Polisi Lepas Tembakan Peringatan

Usai pecah di Jalan Veteran, bentrok membesar ke beberapa titik dimana terjadi di rute massa pesilat melintas menuju Bojonegoro dan Tuban.

Sepanjang jalan, massa pesilat diserang habis-habisan oleh orang tak dikenal. Bahkan, saat di Kecamatan Sukodadi bentrok membesar.

"Saat di Sukodadi, massa tumpah ruah. Karena ada penghadangan oleh orang tak dikenal akhirnya dikeluarkan tembakan peringatan berkali-kali," terang Iptu Lazip, Kapolsek Sukodadi.

3. Polisi dan 9 Orang Terluka

Dari keterangan, Kapolres Lamongan, ada 9 orang menjadi korban dalam peristiwa itu dari massa pesilat. Selain itu juga pihak kepolisian menjadi korban dan mengalami luka di bagian kepala akibat lemparan batu.Polisi yang terluka itu diketahui, Kabag Ops Polres Lamongan AKP Slamet Agus S.

Baca Juga: Diminati Karena Kualitas, Selada Hidroponik Lapas Lamongan Suplai Dapur MBG

"Untuk korban terdata ada 9 korban, rata-rata rawat jalan cuma tinggal 1 orang yang masih rawat inap. Juga salah satu anggota kami saat melakukan pengawalan," kata AKBP Yakhob.

4. Massa Pesilat Diantar Pulang Polisi

Setelah melalui pertimbangan, saat bentrok di Kecamatan Sukodadi. Polisi akhirnya meminta agar para massa pesilat di antar pulang oleh pihak kepolisian.

"Pertimbangan waktu yang memasuki petang, massa pesilat akhirnya didata dan diantar pulang. Dengan pertimbangan lain yakni bentrok lebih besar saat melintas di Kecamatan Babat," kata AKBP Yakhob.

5. Membuat Warga Tercekam Ketakutan

Baca Juga: Pastikan Kesehatan Hewan Kurban, Disnakeswan Lamongan Sidak Lapak di Pinggir Jalan

Rupanya peristiwa tersebut cukup membuat warga ketakutan. Pasalnya tidak hanya saat bentrok, sejumlah orang tak dikenal juga bersiap melakukan penghadangan dan pelemparan kepada massa pesilat yang hendak melintas menuju Bojonegoro dan Tuban.

"Waktu itu sepulang kuliah, orang berjaket sudah bersiap di depan rel jalan nasional Lamongan-Babat untuk menyerang. Masing-masing membawa batu," ungkap Amel salah satu warga yang berkuliah di Universitas Muhammad Lamongan.


6. Polisi Amankan 1 Orang Bersajam

Dari pecahnya bentrok polisi hanya atau baru mengamankan 1 orang pria. Tindakan itu diambil lantaran pria itu membawa senjata tajam yang diduga disiapkan untuk melukai massa pesilat.

"Untuk pengamanan, 1 orang diamankan karena membawa sajam (gergaji dan bendo)," kata Yakhob.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

Bupati Jember meminta Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) segera berkoordinasi dengan para camat, Gapoktan, dan Poktan untuk menambah keterlibatan generasi muda dalam organisasi petani.

AstraPay Perkuat Digitalisasi UMKM, Dukung Percepatan QRIS Nasional

AstraPay memperkuat digitalisasi UMKM melalui edukasi, QRIS, dan literasi keuangan. Hingga kini telah melayani 17,5 juta pengguna di Indonesia

Savyavasa Mulai Serah Terima Unit, Tandai Babak Baru Hunian Premium Jakarta

Savyavasa mulai serah terima unit kepada penghuni. Apartemen premium di Dharmawangsa ini mencatat penjualan kuat dan minat sewa yang tinggi

MRAN 2026, Bentuk Kepedulian dan Solidaritas Bagi ODHA di Tulungagung

Renungan ini menjadi momen menumbuhkan harapan menghapus stigma dan mengenang ODHA yang sudah meninggal.

BRI Unit Benowo Surabaya Pindah Kantor Mulai 15 Juni, Cek Lokasi Barunya

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memindahkan operasional BRI Unit Benowo Surabaya ke Jalan Raya Pakal per 15 Juni 2026. Cek detail lokasinya.

Menelusuri Jejak Legenda di Balik Danau Ronggojalu Probolinggo

Danau Ronggojalu dapat diakses dengan mudah, hanya memerlukan waktu tempuh sekitar 30 menit dari pusat Kota Probolinggo.