Kamis, 18 Jun 2026 12:32 WIB

Gubernur Khofifah Sebut Desa Mandiri di Jatim Meningkat dan Tertinggi Nasional

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa.(Foto: Ni'am Kurniawan)
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa.(Foto: Ni'am Kurniawan)

jatimnow.com - Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengatakan, sebutan desa tertinggal sudah bisa dihapus dari Jawa Timur. Sebab dari data Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (PDTT) mencatat populasi desa mandiri telah meningkat tajam dan menyentuh angka 1.490 desa dari total 7.724 desa.

"Meningkatnya pertumbuhan desa mandiri di Jatim pada Juli 2022, diumumkan oleh Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (PDTT), bahwa di Jatim terdapat 1.490 desa mandiri dan ini tertinggi di antara provinsi di Indonesia,” ucap Khofifah dalam sambutannya saat upacara HUT ke-77 Pemprov Jatim di Halaman Grahadi, Rabu (12/10/2022).

Baca Juga: Beasiswa LPPD Jatim 2026 Dibuka, Siapkan Kuota Kampus Al-Azhar Mesir

"Artinya bahwa, telah terjadi peningkatan yang cukup signifikan desa mandiri di Jatim,” sambungnya.

Ia mengatakan, angka desa mandiri di Jawa Timur patut dibanggakan karena tertinggi dibandingkan provinsi lain. Untuk itu, ia pun berterima kasih kepada seluruh bupati dan wali kota yang telah bekerja sama menurunkan angka kemiskinan di Jatim.

"Kami ucapkan terima kasih, ini mencapai angka tertinggi di antara semua provinsi di Indonesia,” ucapnya.

Khofifah juga menyampaikan data dari Badan Pusat Statistik (BPS) selama periode Maret 2021 hingga Maret 2022, bahwa Provinsi Jatim tercatat mengalami penurunan kemiskinan tertinggi di seluruh Provinsi di Indonesia.

Baca Juga: Jatim Raih Penghargaan Kategori Pemda Terbaik Penurunan Pengangguran

"Sebanyak 391.402 masyarakat Jatim berhasil kami tingkatkan kesejahteraannya. Sehingga keluar dari garis kemiskinan,” ucapnya.

Ia menyampaikan, bahwa saat ini Jatim menjadi lumbung pangan nasional. Menurutnya, hal itu ditunjukkan melalui produksi padi di Jatim yang tercatat tertinggi di antara provinsi di Indonesia pada 2020 dan 2021.

"Begitu juga dengan jagung, cabai, bawang merah, mangga, pisang, dan sebagainya, Jatim kontribusi nomor satu nasional,” katanya.

Baca Juga: Jatim Raih Penghargaan Kategori Pemda Terbaik Penurunan Pengangguran

Sehingga pencapaian yang telah diraih oleh Jatim ini bukti dari kekuatan komitmen, kolaborasi, serta gotong royong semua pihak.

"Ini adalah salah satu capaian yang patut kita syukuri,” pungkasnya.

 

Editor : Sofyan Cahyono
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.