Selasa, 16 Jun 2026 08:25 WIB

Maulid Nabi Bareng HUT Jatim, Bupati Ipuk: Momentum Bangkit

  • Penulis :
  • | Rabu, 12 Okt 2022 14:21 WIB
Bupati Ipuk Fiestiandani. (Foto: Humas Pemkab Banyuwangi)
Bupati Ipuk Fiestiandani. (Foto: Humas Pemkab Banyuwangi)


jatimnow.com - Seusai mengikuti upacara Hari Ulang Tahun (HUT) ke-77 Provinsi Jawa Timur, jajaran Pemerintah Kabupaten Banyuwangi menggelar peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Masjid Babussalam, Pemkab Banyuwangi, Rabu (12/10/2022).

Dua peringatan yang bersamaan itu, menurut Bupati Ipuk Fiestiandani, adalah momentum untuk bangkit.

Baca Juga: Maulid Nabi di Pinggir Sungai, Sekolah Anak Sungai Gaungkan Teladan Rasulullah

“Peringatan HUT Pemprov Jatim yang dirangkai dengan Maulid Nabi ini, bukan sekadar kebetulan belaka. Ini harus menjadi momentum kebangkitan bagi kita semua,” ungkap Ipuk.

HUT ke-77 yang mengusung tagline Optimis Jatim Bangkit itu, imbuh Ipuk, tercerminkan dalam keteladanan sosok Nabi Muhammad.

“Nabi Muhammad ini mengajarkan bagaimana kita bangkit dengan sebaik-baiknya. Beliau membawa Islam yang asing di tengah masyarakat jahiliyah (bodoh), menuju ke masyarakat madani (beradab),” terangnya.

Keteladanan hidup Nabi Muhammad tersebut, lanjut Ipuk, harus menjadi kesadaran bagi seluruh elemen birokrasi di Banyuwangi. Keteladanan dalam memberikan pelayanan terbaik, kejujuran dan keikhlasan.

“Jadikan segala kesulitan dan jerih payah kita dalam melayani masyarakat ini, bisa menjadi sajadah panjang ibadah kita,” harapnya.

Acara yang diikuti seluruh jajaran SKPD tersebut, juga menghadirkan Habib Abdurrahman Al-Jufri. Mubalig muda tersebut, menjelaskan tentang keutamaan meneladani Nabi Muhammad.
“Barangsiapa yang meyakini apa yang menjadi ajaran Nabi Muhammad SAW dengan ikhlas, pasti akan mendapat keberkahan,” ungkapnya.

Baca Juga: Libur Maulid, KAI Daop 8 Surabaya Tambah KA, Tiket Bisa Dipesan!

Salah satu yang diuraikannya adalah tentang kejujuran dalam berinteraksi dengan masyarakat (muamalah). Baik dalam bekerja, berdagang, dan lain sebagainya.

“Terkadang, jujur itu dianggap merugikan bagi akal pikiran manusia. Tapi, sejatinya, kejujuran itu bisa melahirkan kebaikan yang tak disangka-sangka,” ujarnya.

Ada satu kisah seorang pedagang salak. Suatu hari ia menebas buah yang rasanya pahit. Mendapat hal yang demikian, ia berkonsultasi kepada seorang ulama. Sang ulama pun menyarankan untuk menjual buah itu dengan kejujuran sebagaimana yang diajarkan Nabi Muhammad. Bilang kepada para calon konsumen jika salaknya tak manis.

Awalnya si pedagang tidak yakin dengan anjuran tersebut. Namun, ia pun nekad menjual salak tersebut dengan memasang tulisan salak sepet (pahit).

Baca Juga: Peringati Maulid Nabi, IPPS Gelar Forum Milad Meraih Cinta Rosullah

“Awalnya, dia berpikir bahwa dagangannya tidak laku karena pedagang lainnya justru menjual salak manis dan berkualitas baik. Tapi, Allah selalu punya cara untuk menunjukkan keberkahannya,” urai Habib Abdurrahman.

Tiba-tiba, di perkampungan tersebut, banyak warganya yang diare. Mereka meyakini, penyakit tersebut dapat disembuhkan dengan mengkonsumsi buah salak yang pahit.

“Tak disangka ternyata dengan berdagang dengan cara jujur, seburuk apapun dagangannya, masih dibuat laku oleh Allah. Jadi, tak perlu melakukan rekayasa dan kebohongan hanya demi mendapatkan dunia,” pungkasnya.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.