Kamis, 18 Jun 2026 22:48 WIB

Fenomena Bungai Bangkai Tumbuh di Tanah Bekas Ditanami Porang

Penampakan bungai bangkai yang tumbuh di pekarangan rumah milik warga (Foto-foto: Misbahul Munir/jatimnow.com)
Penampakan bungai bangkai yang tumbuh di pekarangan rumah milik warga (Foto-foto: Misbahul Munir/jatimnow.com)

jatimnow.com - Bunga bangkai tumbuh di pekarangan rumah warga di Dusun Mejasem RT 1 RW 04 Desa Bakung Kecamatan Kanor, Bojonegroro. Fenomena tersebut sontak membuat warga beramai-ramai datang untuk melihatnya.

Bunga dengan diameter kurang lebih 30 Cm dan tinggi 40 Cm itu tumbuh di pekarangan rumah milik Sutarji warga setempat.

Baca Juga: Perkuat Pasokan Gas Nasional, PGN SOR III Kunjungi JTB Bojonegoro

Saat dikunjungi oleh jatimnow.com, nampak banyak warga yang datang dan berkerumun di sekitar bunga yang beraroma tidak sedap tersebut. Tak jarang para warga yang penasaran mengabadikan moment langka ini dengan kamera handphone.

Pemilik rumah Sutarji mengaku tidak menyangka bahwa bunga yang memiliki nama latin Amorphophallus titanum ini tumbuh di pekarangan rumahnya. Menurutnya bunga itu sudah tumbuh 10 hari yang lalu, dan baru mekar kemarin (10/10/2022) sekitar pukul 15.00 sore.

"Awalnya bunga itu tumbuh koyo (menyerupai) rebung, namun berwarna merah pekat seperti jatung pisang. Tiba- tiba tumbuh saja, dan mulai tercium bau busuk, tapi saya biarkan," ujarnya pada jatimnow.com pada Selasa (11/10/2022).

Sutarji mengungkapkan fenomena tumbuhnya bunga bangkai itu baru pertama kali terjadi. Sebelumnya di tempat yang sama ia tananami tumbuhan porang, namun sudah lama mati.

Baca Juga: Hari ke 4 Lebaran, Jalur Babat–Bojonegoro Macet di Simpul Tugu Wingko

"Bunga ini baunya akan tercium pada jam-jam tertentu, biasanya pada pagi hari dan menjelang malam, itu baunya mulai menyengat, bahkan tadi pagi saya lihat ada laler (lalat) hijau di sekitar bunga itu," bebernya.

Meski baunya menyengat dan mengganggu, Sutarji mengaku akan tetap memelihara dan membiarkan bunga itu tetap tumbuh. Dia juga memasang tali sebagai pagar di sekitar bunga sebagai pembatas untuk warga yang penasaran ingin melihatnya.

"Ini fenomena alam langka jadi harus dirawat dengan baik," pungkasnya.

Baca Juga: Terungkap, Ini Biang Kerok Kelangkaan Gas LPG 3 Kg di Bojonegoro

Sementara itu salah satu warga sekitar yang penasaran, Indah Sari (27) mengaku mengetahui adanya tumbuhan ini dari postingan Instastory salah satu rekan kerjanya.

"Tahunya dari story WA teman kerja, karena penasaran, ini pas pulang kerja minta dianter untuk melihat bunga langka ini, dan ternyata sesuai namanya baunya busuk seperti bangkai, terjawab sudah penasaran saya," ungkapnya.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.