Jumat, 12 Jun 2026 14:40 WIB

Menengok Photography Exhibition Lestari di Balai Pemuda Surabaya

Photography Exhibition Lestari di Balai Pemuda Surabaya (Foto-foto: Himmarfi for jatimnow.com)
Photography Exhibition Lestari di Balai Pemuda Surabaya (Foto-foto: Himmarfi for jatimnow.com)

jatimnow.com - 41 karya fotografi jepretan 7 anggota muda Himpunan Mahasiswa Penggemar Fotografi (Himmarfi) Sekolah Tinggi Ilmu Komunikasi Almamater Wartawan Surabaya (Stikosa-AWS) dipamerkan.

Pameran itu digelar Galeri Dewan Kesenian Surabaya (DKS) Balai Pemuda Jalan Gubernur Suryo No. 15, Surabaya.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah

Pameran foto story yang mengangkat tema bertajuk Lestari dalam Diklat Lanjutan Himmarfi Intermediate Training (HIT) itu berlangsung mulai 10 sampai 16 Oktober 2022.

Ketua Pelaksana, Mohammad Arya Bayu Praditya mengatakan, pameran itu merupakan hasil gambaran cerita para pelestari seni budaya dengan berbagai narasi yang berada di sekitar masyarakat, yang hingga kini masih belum banyak diketahui publik.

Photography Exhibition Lestari di Balai Pemuda SurabayaPhotography Exhibition Lestari di Balai Pemuda Surabaya

"Dalam pameran itu akan menghadirkan eksposisi fotografi tentang berbagai bentuk seni budaya di kalangan masyarakat. Mulai dari anak pembuat wayang kardus, keluarga perkusi angklung, sekumpulan pegiat seni pada sebuah sanggar budaya dan tari-tarian, hingga komunitas pelestari permainan tradisional," jelas Bayu, Senin (10/10/2022).

Sementara Kurator Pameran Lestari, Mamuk Ismuntoro menjelaskan, dari waktu ke waktu warisan budaya tak benda hidup beriringan dengan karya-karya baru.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

Menurutnya, banyak yang bertahan, tetapi juga tak sedikit yang mulai dilupakan. Upaya-upaya pelestarian oleh masyarakat memang bukan pekerjaan baru. Sehingga kecintaan dan komitmen terhadap warisan seni budaya para pendahulu seringkali jauh dari sorot kamera dan pemberitaan arus utama.

"Lewat penceritaan sederhana, ketujuh anggota muda Himmarfi Stikosa-AWS mengabarkan geliat masyarakat pelestari seni budaya," ujar Mamuk.

Photography Exhibition Lestari di Balai Pemuda SurabayaPhotography Exhibition Lestari di Balai Pemuda Surabaya

Mamuk mangatakan, pameran fotografi yang bertajuk Lestari adalah bentuk penceritaan sederhana dari ketujuh anggota muda Himmarfi Stikosa AWS yang menjadi peserta HIT untuk menggambarkan geliat masyarakat pelestari seni budaya di Jawa Timur.

Baca Juga: Motorola Solutions Resmikan Learning Center Baru di Surabaya

"Kami memang memerlukan banyak narasi-narasi yang menumbuhkan harapan agar hidup tak melulu dipenuhi sampah visual dan informasi tanpa arti," tuturnya.

Melalui proyek foto tugas akhir anggota muda Himmarfi akan menjadi bagian dari upaya pelestarian seni budaya.

"Meski kecil, tetapi cukup menjadi sumbangsih bagi generasi melihat masa kini," pungkas Mamuk.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

Bupati Jember meminta Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) segera berkoordinasi dengan para camat, Gapoktan, dan Poktan untuk menambah keterlibatan generasi muda dalam organisasi petani.

AstraPay Perkuat Digitalisasi UMKM, Dukung Percepatan QRIS Nasional

AstraPay memperkuat digitalisasi UMKM melalui edukasi, QRIS, dan literasi keuangan. Hingga kini telah melayani 17,5 juta pengguna di Indonesia

Savyavasa Mulai Serah Terima Unit, Tandai Babak Baru Hunian Premium Jakarta

Savyavasa mulai serah terima unit kepada penghuni. Apartemen premium di Dharmawangsa ini mencatat penjualan kuat dan minat sewa yang tinggi

MRAN 2026, Bentuk Kepedulian dan Solidaritas Bagi ODHA di Tulungagung

Renungan ini menjadi momen menumbuhkan harapan menghapus stigma dan mengenang ODHA yang sudah meninggal.

BRI Unit Benowo Surabaya Pindah Kantor Mulai 15 Juni, Cek Lokasi Barunya

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memindahkan operasional BRI Unit Benowo Surabaya ke Jalan Raya Pakal per 15 Juni 2026. Cek detail lokasinya.

Menelusuri Jejak Legenda di Balik Danau Ronggojalu Probolinggo

Danau Ronggojalu dapat diakses dengan mudah, hanya memerlukan waktu tempuh sekitar 30 menit dari pusat Kota Probolinggo.