Tragedi Kanjuruhan
Koordinator SO Bantah Perintahkan Steward Tinggalkan Pintu Stadion Kanjuruhan
- Penulis : Achmad Titan
- | Senin, 10 Okt 2022 17:08 WIB
jatimnow.com - Setelah ditetapkan sebagai tersangka dalam tragedi Kanjuruhan Malang, Koordinator Security Officer (SO), Suko Sutrisno akhirnya buka suara.
Menurut Suko, tidak ada perintah darinya kepada para penjaga (stewart) untuk menutup pintu Stadion Kanjuruhan, terlebih biasanya 10-15 menit sebelum pertandingan berakhir, semua pintu gate dibuka.
Baca Juga: Muhammadiyah Bangun Pabrik Infus di Malang, Nilai Investasi Capai Rp800 Miliar
"Itu berlaku setiap pertandingan. Bahkan saya tidak pernah memerintahkan steward untuk pintu gate ditutup. Kalau total di Kanjuruhan ada 14 pintu," tegas Suko, Senin (10/10/2022).
Suko juga memastikan semua pintu sudah dibuka dan berani melakukan kroscek melalui CCTV yang berjumlah 32 di sekitaran Stadion Kanjuruhan.
"Hasil koordinasi sebelum pertandingan tidak ada penutupan pintu adalah salah satu instruksinya. Saya sudah membagi penjagaan di setiap pintu dan itu dibuka terus," ujarnya.
Baca Juga: Pendaki Ilegal Gunung Semeru Berhasil Dievakuasi, Pengelola Jatuhi Sanksi
Meski begitu, Suko meminta maaf atas kejadian pada 1 Oktober 2022 yang mengakibatkan 131 orang meninggal.
"Maaf, saya sangat berduka. Bahkan saya siap mengikuti proses hukum. Tapi tolong ungkap keadilan, usut tuntas tragedi Kanjuruhan," ungkap dia.
Baca Juga: Lewati Jalur Ilegal, Pendaki Gunung Semeru Dilaporkan Jatuh ke Jurang
Suko ditetapkan tersangka oleh polisi atas tuduhan telah memberi perintah kepada steward untuk meninggalkan pintu stadion saat peristiwa terjadi. Polisi juga menyebut Suko tidak membuat dokumen risiko keamanan dan keselamatan.
Editor : Narendra Bakrie