Kamis, 18 Jun 2026 00:51 WIB

Kenduri 5000 Layah Bakal Digelar Lagi di Kota Mojokerto, Catat Tanggalnya!

Flyer Kenduri 5000 Layah Kota Mojokerto (Foto: WhatsApp grup)
Flyer Kenduri 5000 Layah Kota Mojokerto (Foto: WhatsApp grup)

jatimnow.com - Dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW, Pemerintah Kota (Pemkot) Mojokerto kembali menggelar kenduri 5000 layah.

Kegiatan itu bakal digelar pada Selasa, 11 Oktober 2022 mendatang di Lapangan Raden Wijaya, Jalan Raya Surodinawan, Kota Mojokerto.

Baca Juga: HUT ke-11 PT MNJ Dihadiri 20 Ribu Jamaah, Panjatkan Doa untuk Perdamaian Dunia

Sekitar dua tahun Pandemi Covid-19, Pemkot Mojokerto menghentikan sementara semua acara yang dapat mengumpulkan massa, salah satunya tradisi kenduri 5000 layah ini.

Tahun ini, dengan mengambil tema "Gema Maulid", acara yang diperkirakan menyedot ribuan penonton ini akan dihadiri ulama ternama Gus Muwafiq. Selain kenduri 5000 layah, dalam acara tersebut juga akan dilakukan istigasah, salawat, serta tahlil kubro bersama muslimat NU.

Baca Juga: Maulid Nabi di Pinggir Sungai, Sekolah Anak Sungai Gaungkan Teladan Rasulullah

Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Kota Mojokerto, Iwandoko mengatakan, selain bertujuan uri-uri budaya, melalui event ini diharapkan akan lebih membina persatuan dan kesatuan, serta kekompakan warga Kota Mojokerto, khususnya umat muslim.

"Selain bertujuan memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW, kami juga berupaya nguri-uri budaya, agar masyarakat Kota Mojokerto, khususnya umat muslim lebih kompak dan menyatu," jelas Iwandoko, Minggu (9/10/2022).

Baca Juga: Wisuda Dai dan Santunan 100 Yatim Meriahkan Maulid Nabi di Sukolilo

Dia berharap, event ini akan membuat Kota Mojokerto pulih lebih cepat, bangkit lebih hebat pascapandemi Covid-19.

"Harapan kita melalui event ini juga akan berimbas kepada pemulihan ekonomi di Kota Mojokerto. Karena dalam acara ini akan ada banyak PKL, UMKM yang ikut meramaikan dengan berdagang di dalam lokasi," pungkasnya.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.