Minggu, 21 Jun 2026 10:24 WIB

Siswa SD di Surabaya Dukung Persaudaraan Bonek-Aremania Pascatragedi Kanjuruhan

Puluhan siswa Sekolah Inovatif SD Muhammadiyah 7 Jagir, Surabaya menggambar mural. (Foto: Fahrizal Tito/jatimnow.com)
Puluhan siswa Sekolah Inovatif SD Muhammadiyah 7 Jagir, Surabaya menggambar mural. (Foto: Fahrizal Tito/jatimnow.com)

jatimnow.com - Puluhan siswa Sekolah Inovatif SD Muhammadiyah 7 Jagir, Surabaya menggambar mural berisi dukungan, semangat bangkit serta membangun persaudaraan pascatragedi Kanjuruhan Malang.

Mereka menggambar bersama Komunitas Mural Surabaya di sekitar lokasi sekolahnya tentang tragedi 1 Oktober 2022 yang menyisahkan duka mendalam untuk Indonesia itu.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Berawan

Wali Kelas 5 SD Muhammadiyah 7 Jagir, Surabaya Ainur Rohmawati menjelaskan, melalui mural tersebut sebagai bentuk empati atas nama kemanusiaan.

"Di sini anak-anak lagi kelas kolaborasi mural bersama Komunitas Mural Surabaya. Ini menggambarkan persatuan sepak bola, agar persatuan sepak bola di Indonesia, terutama Aremania dan (Bonek) Persebaya bersatu menjadi persaudaraan," ujar Ainur, Sabtu (8/10/2022) siang.

"Kita mengadakan mural ini sebagai bentuk duka cita agar supporter bisa bersatu lagi. Selain itu kami berharap, lewat pembuatan mural ini, para siswa bisa tertanam rasa cinta damai sejak dini dan jeli menyikapi peristiwa yang sedang terjadi," imbuhnya.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

Sementara itu, mentor dari Komunitas Mural Surabaya, Uri menjelaskan, kegiatan ini sebagai simbolis sekaligus momentum untuk mengajarkan siswa bahwa menyikapi sesuatu hal dengan kegiatan positif.

"Pihak panitia selaku guru-guru ingin menanamkan bagaimana sih cinta damai itu sejak dini. Karena nanti murid-murid di sini yang akan menggantikan pemain-pemain Persebaya di masa yang akan datang," ungkapnya.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

Ia menambahkan, bahwa rivalitas ataupun fanatisme itu memang diperbolehkan dalam sebuah pertandingan olahraga. Dan selebihnya, semua adalah manusia biasa yang harus cinta perdamaian.

"Anak-anak juga menyikapi berita viral dimana-mana dengan positif, itu yang utama. Jadi tidak ada fanatisme yang negatif, anak-anak akan mengerti seperti inilah kondisi sepak bola Indonesia," ucap dia.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.