Rabu, 17 Jun 2026 13:23 WIB

4 Kafilah Asal Kota Pudak Akan Tampil di MTQ Nasional

Wabup Gresik Aminatun Habibah (tengah) bersama kafilah yang mewakili Jatim di MTQ Nasioanl 2022.(Foto: Humas Pemkab Gresik)
Wabup Gresik Aminatun Habibah (tengah) bersama kafilah yang mewakili Jatim di MTQ Nasioanl 2022.(Foto: Humas Pemkab Gresik)

jatimnow.com - Empat kafilah asal Kabupaten Gresik berkesempatan mewakili Jawa Timur di ajang Musabaqoh Tilawatil Quran (MTQ) Nasional yang digelar di Banjarmasin, Kalimantan Selatan, pada 10-19 Oktober 2022.

Keempat kafilah adalah Ayu Izzun Nufah (18), Andiny Mahardika (18), dan Sabrina Zarah Azura (17) asal Kecamatan Bungah yang akan mengikuti cabang Musabaqoh Syahril Qur'an (MSQ). Kemudian Nuriyah Islamiyah (17) asal Kecamatan Driyorejo yang mengikuti cabang tilawah tunanetra.

Baca Juga: Bupati Gresik Minta Penyedia Jasa Jaga Intregitas, Bebas Korupsi dan Gratifikasi

Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah mengatakan, kempat kafilah akan diberangkatkan menuju Kota Banjarmasin pada Minggu, 9 Oktober 2022.

"Saya merasa bangga ada peserta dari Kabupaten Gresik yang ikut mewakili Jatim di MTQ nasional kali ini" kata Aminatun Habibah, Jumat (7/10).

Pejabat yang akrab disapa Bu Min berpesan agar para peserta tidak minder. Sebab Jatim saat ini menjadi percontohan dalam bidang MTQ.

Baca Juga: Pemkab Gresik Gandeng Komdigi Gelar Government Transformation Academy 2026

"Para peserta harus berusaha secara maksimal. Soal menang dan kalah dalam perlombaan itu sudah biasa. Yang terpenting adalah berusaha maksimal dulu, fokus untuk meminimalisasi kesalahan," ucapnya.

Bu Min menambahkan, Pemkab Gresik akan memberikan dukungan kepada para kafilah saat lomba. Rencananya, Bu Min dan Kabag Kesra Setda Kabupaten Gresik Hamim akan turut mendampingi peserta selama di Banjarmasin.

Baca Juga: Bupati Yani Berangkatkan Jemaah Haji Gresik, Bekali Paket Obat dan Vitamin

Salah satu kafilah Ayu Izzun Nufah berharap dirinya beserta teman-teman dapat berlomba secara maksimal dengan menjaga kondisi agar tetap prima.

"Tentunya menjaga kesehatan. Tetap semangat walaupun kami sudah berbeda tempat tinggal karena pendidikan. Tapi latihan bersama tetap dilakukan meskipun via online. Selain itu, kami juga menjaga kesehatan dan selalu berdoa agar bisa menjadi yang terbaik," ujar Nufah.

Editor : Sofyan Cahyono
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.