Senin, 15 Jun 2026 02:48 WIB

Mahasiswa Uinsa Desak Kapolda Jatim Dicopot, Imbas Tragedi Kanjuruhan

  • Penulis : Zain Ahmad
  • | Rabu, 05 Okt 2022 16:16 WIB
Mahasiswa Uinsa demo tuntut Kapolda Jatim dicopot dari jabatannya. (Foto: Zain Ahmad/jatimnow.com)
Mahasiswa Uinsa demo tuntut Kapolda Jatim dicopot dari jabatannya. (Foto: Zain Ahmad/jatimnow.com)

jatimnow.com - Tragedi Kanjuruhan rupanya berbuntut panjang. Setelah AKBP Ferli Hidayat dicopot dari jabatannya sebagai Kapolres Malang berikut 9 anggota lainnya, kini publik masih belum puas dan meminta Kapolda Jatim, Irjen Pol Nico Afinta juga dicopot dari jabatannya.

Mewakili keinginan publik, puluhan mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) Universitas Islam Negeri Sunan Ampel, Surabaya (Uinsa) mendatangi Polda Jatim untuk menggelar demo, Rabu (5/10/2022).

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Berawan

Koordinator massa aksi, Husni Nurin mengatakan, unjuk rasa tersebut untuk mendesak pihak kepolisian mengusut tuntas kasus kericuhan yang menewaskan ratusan Aremania secara terbuka.

"Kapolda Jatim tidak bertanggung jawab, hanya minta maaf saja tidak cukup untuk membenarkan tindakan Kapolda Jatim. Usut secara terbuka terhadap tindakan represif kepolisian yang menembakkan gas air mata yang dilakukan di Stadion Kanjuruhan," ungkapnya lantang saat orasi.

Sementara koordinator keluarga besar mahasiswa FEBI UIN Sunan Ampel Surabaya, Moh Khoirul Anam kecewa dengan tindakan aparat kepolisian yang menembakan gas air mata ke arah tribun, yang dia sinyalir sebagai penyebab tewasnya ratusan orang akibat panik.

"Kenapa pihak keamanan menembakan gas air mata, padahal jelas sudah tidak boleh dan melanggar aturan FIFA," tegasnya.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

Aksi mahasiswa UIN Sunan Ampel Surabaya tersebut bubar setelah Kasubdit Sosbud Ditiltelkam Polda Jatim, AKBP Agus Prasetyo menemui puluhan massa. Ia menyampaikan, aspirasi tersebut nantinya akan diteruskan kepada pimpinan.

"Saya memahami apa yang disampaikan tadi adalah suatu hal baik. Oleh karena itu, apa yang disampaikan akan saya sampaikan pada beliau melalui Dirintelkam Polda Jatim," jawabnya.

AKBP Agus juga meminta publik untuk bersabar, dan memberikan waktu untuk pihaknya melakukan investigasi dan pengusutan atas tragedi kelam dalam dunia sepak bola di Indonesia ini.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

"Berikan waktu pimpinan Polri, pimpinan Polda Jatim untuk segera memproses siapa yang bertanggung jawab dalam hal ini. Terakhir, segala sesuatu yang terjadi kemarin bukan keinginan kita semua," tandasnya.

 

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.