Minggu, 14 Jun 2026 08:48 WIB

Presiden Jokowi Perintahkan Usut Tuntas Tragedi Kanjuruhan

  • Penulis :
  • | Selasa, 04 Okt 2022 06:33 WIB
Presiden Jokowi memberikan keterangan pers usai groundbreaking pabrik pipa, di KIT Batang, Jawa Tengah, Senin (03/10/2022). (Foto: BPMI Setpres/Rusman)
Presiden Jokowi memberikan keterangan pers usai groundbreaking pabrik pipa, di KIT Batang, Jawa Tengah, Senin (03/10/2022). (Foto: BPMI Setpres/Rusman)

jatimnow.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta agar tragedi yang terjadi di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, Sabtu (01/10/2022) malam, diinvestigasi hingga tuntas. Pihak-pihak yang telah terbukti bersalah harus diberi sanksi.

Hal itu disampaikan Presiden Jokowi saat berada di Kawasan Industri Terpadu Batang (KITB), Jawa Tengah, Senin (3/10/2022).

Baca Juga: Arema FC Kecewa, Merasa Dirugikan Harus Jamu Persebaya Surabaya di Bali

“Sudah saya sampaikan, diinvestigasi tuntas, diberikan sanksi kepada memang yang bersalah,” tegas Presiden Jokowi seperti dikutip dari situs resmi Setkab, Selasa (4/10/2022).

Presiden juga telah memerintahkan kepada segenap jajarannya untuk menangani tragedi tersebut.

“Saya kira juga perintah saya sudah jelas kepada Menko Polhukam, kepada Kapolri, kepada Menpora dan semuanya sudah jelas,” imbuhnya.

Baca Juga: Izin Laga Arema vs Persebaya di Kanjuruhan Diputuskan Pekan Depan

Terpisah, Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD mengatakan bahwa pemerintah membentuk Tim Gabungan Independen Pencari Fakta (TGIPF) untuk mengungkap tragedi Kanjuruhan secara tuntas. Tim dipimpin langsung Menko Polhukam yang keanggotaannya akan ditetapkan paling lama dalam 24 jam ke depan.

Menko Polhukam menjelaskan, tim terdiri atas pejabat/perwakilan kementerian terkait, organisasi profesi olahraga sepak bola, pengamat, akademisi, dan media massa.

Baca Juga: Laga Arema FC Vs Persebaya Digelar di Kanjuruhan, Panpel: Jadi “Penyembuh” Luka

“Itu yang tugasnya kira-kira akan bisa diselesaikan dalam dua-tiga minggu ke depan,” ujar Mahfud di Kantor Kemenko Polhukam.

Mahfud menambahkan bahwa untuk langkah jangka pendek pemerintah meminta Polri agar dalam beberapa hari ke depan segera mengungkap pelaku yang terlibat tindak pidana. Polri juga diminta untuk melakukan evaluasi terhadap penyelenggaraan keamanan di daerah setempat.

Editor : Sofyan Cahyono
Berita Terbaru

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.

Curi Uang Kotak Amal Masjid, Pria di Blitar Diarak Warga

Pihak takmir masjid dan warga jemput pelaku di rumah, kini pelaku sudah diserahkan ke pihak berwajib.

Satresnarkoba Polres Gresik Ringkus 5 Pengedar Sabu dan Pil Koplo

Para tersangka biasa menjalankan operasinya di sekitaran Gresik dan Lamongan.