Rabu, 17 Jun 2026 18:39 WIB

Tragedi Kanjuruhan

Mas Dhito, Kapolres bersama Suporter di Kediri Gelar Aksi 1000 Lilin

Mas Dhito dan Kapolres Kediri AKBP Agung Setyo Nugroho dalam aksi 1000 lilin di Stadion Canda Bhirawa (Foto-foto: Yanuar Dedy/jatimnow.com)
Mas Dhito dan Kapolres Kediri AKBP Agung Setyo Nugroho dalam aksi 1000 lilin di Stadion Canda Bhirawa (Foto-foto: Yanuar Dedy/jatimnow.com)

jatimnow.com - Bupati Hanindhito Himawan Pramana (Mas Dhito) dan Kapolres Kediri AKBP Agung Setyo Nugroho bersama suporter menggelar aksi 1000 lilin di Stadion Canda Bhirawa, Pare, Senin (3/10/2022) malam.

Aksi ini sebagai wujud bela sungkawa atas tragedi Kanjuruhan. Mereka juga memanjatkan doa untuk 125 orang yang meninggal dalam tragedi di Stadion Kanjuruhan, Malang.

Baca Juga: Kak Cicha Buka Pesta Siaga Pramuka di Taman Wisata Ubalan Kediri

Mas Dhito duduk bersama ratusan suporter dari Persedikab, Persik dan beberapa tim di sekitar Kediri.

Mas Dhito mengaku sangat berduka dengan kerusuhan yang terjadi usai laga Arema FC melawan Persebaya pada Sabtu (1/10/2022) malam itu.

"Sebagai warga negara Indonesia, saya berduka atas kejadian 1 Oktober kemarin di Stadion Kanjuruhan, Malang. Ini tadi kita mengumpulkan teman-teman fans, suporter dari berbagai macam tim dan daerah. Yang pertama kita berdoa dan interospeksi diri," ungkapnya.

Mas Dhito menyampaikan pesan mendalam terkait peristiwa tersebut sebagai bahan untuk memperbaiki diri dan lebih baik ke depan.

Mas Dhito di sela aksi 1000 lilinMas Dhito di sela aksi 1000 lilin

Baca Juga: Mas Dhito Pastikan Pengerjaan Atap Stadion Gelora Daha Jayati Selesai Tahun Ini

Menurutnya, fanatisme, loyalitas dan kecintaan terhadap tim bisa diwujudkan dalam hal yang lebih bijak.

"Bahwa ternyata fanatisme, loyalisme dan kecintaan terhadap tim tidak bisa dibayar dengan setetes darah dan apalagi dengan ratusan nyawa. Jadi buat suporter Kabupaten Kediri, apapun tim yang panjenengan dukung, jadilah suporter yang bijak," papar Mas Dhito.

Pesan yang sama juga disampaikan Kapoles Kediri AKBP Agung Setyo Nugroho. Dia berharap tragedi Kanjuruhan tidak terulang di persepakbolaan Tanah Air.

"Semoga kejadian ini yang terakhir, jangan sampai ada kejadian seperti di Malang," tutur Agung.

Baca Juga: Mas Dhito Segera Rehab Puskesmas Tiron Kediri yang Terbakar

Sebelum aksi 1000 lilin, Mas Dhito dan kapolres juga melakukan salat gaib dan doa bersama di Mapolres Kediri. Mereka mendoakan suporter dan dua anggota polisi yang gugur dalam tragedi tersebut.

"Kita mendoakan agar amal ibadahnya diterima di sisi Allah SWT," tandasnya.

(ADV)

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.