Selasa, 16 Jun 2026 00:48 WIB

Belasan Rumah di 7 Desa Rusak Diterjang Hujan dan Angin Kencang

Salah satu rumah warga rusak di Kecamatan Pakong, Pamekasan. (Foto: BPBD Pamekasan for jatimnow.com)
Salah satu rumah warga rusak di Kecamatan Pakong, Pamekasan. (Foto: BPBD Pamekasan for jatimnow.com)

jatimnow.com - Angin kencang terjadi di Kabupaten Pamekasan, Minggu sore (2/10/2022). Sebanyak 19 rumah terdata sementara mengalami kerusakan di bagian atap.

Data yang dihimpun jatimnow.com, sebanyak 19 rumah yang terkena angin kencang tersebar di tujuh desa di dua kecamatan. Yakni Kecamatan Pakong dan Kecamatan Pegantenan, Pamekasan.

Baca Juga: Jatim Bebas Hujan Petir, Hanya Sumenep Berpotensi Dilanda Angin Kencang

Empat desa di Kecamatan Pakong. Di antaranya, Desa Lebek, Desa Bicorong, Desa Cenlecen dan Desa Klompang Barat. Sementara tiga desa lainnya di Kecamatan Pegantenan. Yakni Desa Tlaga, Desa Tebul Timur, dan Bulangan Haji.

Analis Kebencanaan Muda BPBD Pamekasan, Budi Cahyono mengatakan, pihaknya sudah menyisir sejumlah desa. Terdapat 19 rumah yang mengalami kerusakan.

"Kami data ada 19 rumah yang rusak. Namun, karena kondisi malam pendataan kami akan lanjutkan hari ini, " katanya.

Baca Juga: BMKG Ingatkan Angin Kencang Intai 8 Daerah di Jatim Hari Ini

Dikatakan, jumlah rumah rusak kemungkinan bertambah. Pihaknya masih menunggu laporan dari sejumlah desa. Sehingga, semua kerusakan rumah bisa diketahui.

Laki-laki yang akrab disapa Budi itu mengungkapkan, pihaknya belum mengklasifikasi jenis kerusakan berat, sedang dan ringan.

Baca Juga: Info Cuaca Jatim, Probolinggo Waspada Hujan Lebat, Daerah Lain Terkendali

"Sembari menunggu laporan kami akan melakukan pendataan lebih lanjut. Berapa rumah yang mengalami kerusakan akibat angin kencang, " katanya.

Ditegaskan, angin kencang dan hujan terjadi di wilayah utara. Sesuai prediksi BMKG, angin kencang akan terjadi selama beberapa hari kedepan.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.