Minggu, 14 Jun 2026 09:48 WIB

Menengok Shelter Kucing Liar di Jombang Milik Kuli Bangunan

Sodik Purwanto warga Desa Peterongan, Kecamatan Peterongan Jombang yang memiliki shelter kucing liar. (Foto: Elok Aprianto/jatimnow.com)
Sodik Purwanto warga Desa Peterongan, Kecamatan Peterongan Jombang yang memiliki shelter kucing liar. (Foto: Elok Aprianto/jatimnow.com)

jatimnow.com - Sodik Purwanto (50) warga Desa Peterongan, Kecamatan Peterongan, Kabupaten Jombang ini rela mengeluarkan ongkos jutaan rupiah dari kantong pribadinya. Uang itu, ia pergunakan untuk merawat kucing liar yang sakit.

Biasanya kucing yang lucu dan kucing ras menjadi buruan masyarakat. Berbeda dengan Sodik Purwanto, yang justru sangat peduli dengan kucing liar. Bahkan, dirinya menyediakan rumahnya sebagai shelter yang menampung kucing sakit maupun kucing tidak terurus.

Baca Juga: Besut Mudik ke Jombang, Mencari Roh Dialektika di Tanah Para Pemikir

Saat ditemui di rumahnya, Sodik mengaku kerap mengunjungi pasar, tempat pembuangan sampah, hanya untuk memungut kucing liar yang tak terawat. Bahkan dalam kondisi sakit.

"Ya biasanya kondisinya kurus, kotor, dan terkadang sakit. Kondisi kucing yang tidak terurus ini membuat saya prihatin," ujarnya, Jumat (30/9/2022).

Ia mengaku hatinya tergerak untuk menyelamatkan kucing-kucing liar yang sakit. Ia mengobati dan merawatnya.

"Sudah dari tahun 2004 saya merawat kucing yang sakit atau dibuang pemiliknya," terangnya.

"Awalnya dulu itu nggak tega melihat kucing yang sakit di pinggir jalan. Kemudian saya rawat hingga sembuh kemudian saya lepas lagi karena memang masih belum mempunyai tempat," sambungnya.

Hingga kini, lebih dari ribuan ekor kucing liar telah dievakuasi. Tidak semuanya sembuh. Banyak juga yang mati. Dikubur di lahan dekat rumahnya.

Baca Juga: Potret Travesti Ludruk, Simbol Perlawanan yang Hadir di Pameran Foto Jombang

"Kalau sekarang ini kucing saya tinggal 120 ekor. Karena tidak menentu masuk dan keluarnya kucing," ungkapnya.

Untuk menyediakan makan dan obat-obatan kucing, ia selalu menyisihkan uang dari gajinya menjadi kuli bangunan.

Tidak jarang juga pencinta kucing lainya juga membantu obat dan makanan untuk kucing-kucing tersebut. Untuk pakan kucing, ia mengaku menghabiskan biaya Rp1 juta per bulan.

"Setelah banyak yang tahu adanya rescue dan shelter, saya sering mendapatkan kiriman kucing. Mayoritas dalam kondisi sakit. Ada pula yang menghubungi melalui telepon untuk mengambil kucing yang sakit," katanya.

Baca Juga: Jasa Penitipan Hewan di Kediri Ramai Jelang Lebaran, Anabul Aman Saat Pemilik Mudik

Banyaknya kucing di rumahnya tidak menjadi masalah bagi anggota keluarganya. Bahkan tetangganya juga tidak mempermasalahkan ia memelihara kucing liar.

"Alhamdullilah semua mendukung tetangga juga baik," ungkapnya.

Kucing yang dievakuasi dan telah sembuh akan dipajang. Kemudian dicarikan pengasuh. Tanpa biaya.

"Terkadang juga ada yang mau mengadopsi dengan mengganti pakan kucing," pungkasnya.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.

Curi Uang Kotak Amal Masjid, Pria di Blitar Diarak Warga

Pihak takmir masjid dan warga jemput pelaku di rumah, kini pelaku sudah diserahkan ke pihak berwajib.