Jumat, 12 Jun 2026 13:19 WIB

RSU dr Soetomo Tangani Pasien Bayi dengan Penyakit Langka

Mohammad Adan Fahrezi saat digendong ibunya di RSU dr Soetomo Surabaya
Mohammad Adan Fahrezi saat digendong ibunya di RSU dr Soetomo Surabaya

jatimnow.com - Rumah Sakit Umum (RSU) dr Soetomo Surabaya menerima pasien bayi dengan kasus yang cukup langka, yakni Atresia Bilier atau tidak terbentuknya saluran hati.

Pasien itu adalah Mohammad Adan Fahrezi, bayi berusia 11 bulan asal Kedung Anyar, Kecamatan Sawahan, Surabaya.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah

Anak dari pasangan Husein dan Mirna Aprilia tersebut, saat ini dirawat di Instalasi Rawat Inap (Irna) anak ruang Bona.

Kasi Yanmed RSU Dr Soetomo dr Tri Wahyu menyampaikan bahwa sebenarnya bayi yang dirawatnya itu merupakan pasien lama, namun kondisinya semakin buruk dan bentuk perut yang semakin membesar maka bayi tersebut, kembali mendapat perawatan medis.

"Memang pasien Anak Mohammad Adan Fahrezi ini dulunya pernah dirawat disini namun karena pihak orang tua menghendaki untuk melakukan pengobatan alternatif maka ia menghendaki pulang," jelasnya kepada jatimnow.com, Kamis (26/7/2018).

Saat ini, Adan dalam kondisi yang kurang stabil. Ia kembali dirawat di RSU dr Soetomo. Dalam menangani penyakit ini, Tri mengatakan agar proses operasi dan penyembuhan ini bisa lebih optimal, pihaknya membentuk tim penanganan penyakit itu yang terdiri dari beberapa dokter.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

"Kami membentuk tim, yang terdiri dari dokter anak, dokter bedah anak, dokter spesialis bedah anak, kemudian dibantu dokter masalah mikro, kemudian ada dokter anestesi anak dan ada dokter lain yang sifatnya menunjang misalnya dari patologi, radiologi dan yang lainnya," paparnya.

Ia menjelaskan, tim dokter itu akan mendiskusikan bagaimana langkah awal yang tepat dalam menangani penyakit yang cukup jarang ini. Dari data yang ada, penyakit ini memang menyerang 1 dari 18.000 bayi.

"Anak ini akan kita diskusikan untuk menentukan langkah selanjutnya. Memang kasus ini tidak mudah, atresia bilier tidak sering, jarang sekali juga tidak, namun kasusnya cukup jarang," kata Tri.

Baca Juga: Motorola Solutions Resmikan Learning Center Baru di Surabaya

Namun, Tri mengatakan belum bisa menyampaikan bagaimana penanganan awal pada anak tersebut. Hal ini karena tim dokter masih mendiskusikan melalui bidangnya masing-masing bagaimana langkah awal penanangannya.

"Saya belum bisa menyampaikan, hari ini tim sedang mendiskusikan di bidangnya masing-masing. Besok mereka akan ketemu dan diskusi lagi. Langkah medisnya apa, tergantung dari hasil diskusi tim," lanjutnya.

Reporter: Fahrizal Tito
Editor: Arif Ardianto

Editor : Arif Ardianto
Berita Terbaru

Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

Bupati Jember meminta Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) segera berkoordinasi dengan para camat, Gapoktan, dan Poktan untuk menambah keterlibatan generasi muda dalam organisasi petani.

AstraPay Perkuat Digitalisasi UMKM, Dukung Percepatan QRIS Nasional

AstraPay memperkuat digitalisasi UMKM melalui edukasi, QRIS, dan literasi keuangan. Hingga kini telah melayani 17,5 juta pengguna di Indonesia

Savyavasa Mulai Serah Terima Unit, Tandai Babak Baru Hunian Premium Jakarta

Savyavasa mulai serah terima unit kepada penghuni. Apartemen premium di Dharmawangsa ini mencatat penjualan kuat dan minat sewa yang tinggi

MRAN 2026, Bentuk Kepedulian dan Solidaritas Bagi ODHA di Tulungagung

Renungan ini menjadi momen menumbuhkan harapan menghapus stigma dan mengenang ODHA yang sudah meninggal.

BRI Unit Benowo Surabaya Pindah Kantor Mulai 15 Juni, Cek Lokasi Barunya

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memindahkan operasional BRI Unit Benowo Surabaya ke Jalan Raya Pakal per 15 Juni 2026. Cek detail lokasinya.

Menelusuri Jejak Legenda di Balik Danau Ronggojalu Probolinggo

Danau Ronggojalu dapat diakses dengan mudah, hanya memerlukan waktu tempuh sekitar 30 menit dari pusat Kota Probolinggo.