Minggu, 21 Jun 2026 06:42 WIB

Puluhan Calon Jemaah Umrah Lapor Polisi karena Merasa Ditipu Biro Travel

Para calon jemaah umrah melaporkan biro travel ke polisi. (Foto: Yanuar Dedy/jatimnow.com)
Para calon jemaah umrah melaporkan biro travel ke polisi. (Foto: Yanuar Dedy/jatimnow.com)

jatimnow.com - Puluhan calon jemaah umrah di Kediri melaporkan sebuah biro penyelenggara tour and travel ke Polres Kediri Kota, karena gagal berangkat.

Salah satu calon jemaah umrah, Eko Kustiawan mengaku kaget mendapat kabar mendadak pembatalan dari pihak biro. Seharusnya, para jemaah berangkat pagi tadi dari Kediri.

Baca Juga: Kota Kediri Deklarasikan Aman Suro 2026, 900 Personel Disiagakan

"Sejak kemarin tidak ada apa-apa. Tadi malam ada pemberitahuan dari WhatsApp grup biro travel menyampaikan belum bisa berangkat," kata Eko Kustiawan saat melaporkan kasus ini di Mapolres Kediri Kota, Kamis (29/9/2022).

Ada 60an calon jemaah di Karesidenan Kediri yang merasa tertipu dengan biro ini. Padahal, sebelumnya mereka sudah melakukan pelunasan biaya. Eko telah melakukan pelunasan pembayaran dengan total sebesar Rp30 juta.

"Tuntutan kami uang kembali, biar nanti kami bisa berangkat dari biro yang lain. Kita tidak ingin memperpanjang masalah," imbuh Eko Kustiawan.

Sesuai jadwal, para jemaah berangkat dari Kediri, pada Kamis (29/9/2022) pukul 09.00 WIB.

Baca Juga: Ponpes Al Falah Kediri Ditetapkan Tuan Rumah Munas Alim Ulama dan Konbes NU

"Jam 06.00 WIB pagi kita kumpul di Masjid Agung Kediri. Kemudian jam 09.00 WIB berangkat ke Surabaya. Setelah proses administrasi jam 14.00 WIB berangkat," imbuh EKo.

Eko dan calon jemaah lain kecewa karena pihak biro memberikan pemberitahuan yang mepet, H-1 pemberangkatan. Itupun pada malam hari saat jemaah sudah melakukan serangkaian persiapan.

Terpisah, Kasi Humas Polres Kediri Kota Ipda Nanang S mengatakan, pihaknya telah menerima laporan dari para korban dan kini sedang ditindaklanjuti.

Baca Juga: Pelaku Pecah Kaca di Mrican Kediri Dibekuk, Tas Digondol Saat Korban Makan Sate

"Polres Kediri Kota menerima laporan dari para jemaah yang diduga tipu gelap oleh biro travel. Korban sudah didata sebanyak 66 jemaah. Tuntutan mereka uang dikembalikan dan masih dalam proses lidik," kata Ipda Nanang singkat.

Selanjutnya, pihak kepolisian berniat memanggil pihak biro untuk diminta klarifikasi atas kasus ini.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.